MEDAN –
**Borneonews**, Medan - Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkapkan bahwa bantuan beras seberat 10 kilogram per kepala keluarga (KK) diharapkan dapat meringankan beban warga kurang mampu sebanyak 81.569 keluarga penerima manfaat. Dalam penyerahan bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP), Bobby menekankan pentingnya bantuan ini untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat. Bobby berharap bantuan beras yang diberikan kepada 81.569 keluarga penerima manfaat ini dapat memberikan sedikit keringanan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Meskipun bantuan ini tidak dapat sepenuhnya mencukupi kebutuhan pangan, dia percaya hal ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi bagi warga kurang mampu di Kota Medan, termasuk yang berada di kawasan Medan Marelan. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan pangan ini. Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah untuk mengantisipasi masalah harga pangan yang tidak hanya melanda di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat regional dan internasional. Bobby mengatakan, "Oleh karenanya, pemerintah melakukan antisipasi terhadap lonjakan kenaikan harga pangan serta inflasi, terutama di Kota Medan." Bobby menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan salah satu upaya jangka pendek yang dilaksanakan pemerintah untuk menjaga agar harga pangan tetap terjangkau oleh masyarakat. Dia juga menyampaikan bahwa persoalan pangan sudah menjadi program utama dalam masa kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto. Lebih lanjut, Wali Kota Medan tersebut menjelaskan bahwa baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Sumatera Utara akan ikut berkontribusi untuk menjaga stabilitas harga pangan. Pada kesempatan yang sama, Bobby juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada sekitar 1.000 nelayan, sebagai jaminan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian. Selain itu, penyerahan akta badan hukum bagi kelompok nelayan juga dilakukan, guna meningkatkan legalitas kelompok yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI. Bobby, yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo, juga memberikan asupan pangan bagi balita usia 1-3 tahun. Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka serta mencegah stunting (kekerdilan). Bobby berharap agar harga pangan di Indonesia, termasuk di Kota Medan, dapat tetap stabil dan memenuhi harapan masyarakat, terutama kaum ibu. ANTARA