BOGOR –
**Borneonews**, Depok - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mengajak para dosen untuk dapat menyikapi _generative artificial intelligence_ atau kecerdasan buatan generatif secara baik dan bijak. Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan FEB UI, Arief Wibisono Lubis, dalam pernyataannya di Kampus UI Depok, menyatakan bahwa sejak tiga tahun lalu, FEB UI telah menyiapkan dan menetapkan kebijakan untuk merespon perubahan yang terjadi, termasuk _generative_ AI melalui Center for Education and Learning in Economics and Business (CELEB) FEB UI. Arief menekankan bahwa FEB UI telah menjadi sekolah bisnis yang terakreditasi internasional dan sangat memperhatikan perkembangan _generative_ AI. Ia menjelaskan, "Di FEB UI kami sudah meluncurkan dan juga membuat _policy_ terkait dengan _generative_ AI, sehingga sivitas akademika dapat memanfaatkannya secara etis dan bertanggung jawab." Langkah ini diambil oleh FEB UI agar sivitas akademika memiliki kemampuan dalam memanfaatkan _generative_ AI. Melalui berbagai workshop yang diselenggarakan, diharapkan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemanfaatan AI yang beretika dan bertanggung jawab dapat dimulai dari para tenaga pendidik. Arief menambahkan, "Dengan demikian, SDM yang dipersiapkan FEB UI dapat memanfaatkan keunggulan _generative_ AI secara optimal namun tetap beretika dan bertanggung jawab." Selain itu, FEB UI juga telah melakukan _benchmarking_ dengan universitas-universitas di dunia terkait dengan pemanfaatan AI. Komitmen FEB UI untuk membangun dan meningkatkan kualitas SDM, termasuk dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, sangat konsisten. Ini juga sejalan dengan status FEB UI sebagai bagian dari sekolah bisnis jaringan global yang telah mendapatkan _double crown accreditation_. Sebagai informasi, pada tahun 2022, FEB UI telah memperbarui akreditasi internasional dari Association of MBAs (AMBA) untuk program studi Magister Manajemen (MM FEB UI). Selanjutnya, FEB UI juga telah memperoleh akreditasi internasional dari AACSB. Dengan pencapaian ini, FEB UI menjadi satu-satunya sekolah bisnis di Indonesia yang menyandang _Double Crown_, yaitu pengakuan internasional tertinggi atas pendidikan tinggi sekolah bisnis (AACSB dan AMBA). Saat ini, FEB UI sedang berupaya untuk menggapai _the third crown_, yaitu akreditasi EQUIS, sehingga FEB UI dapat menjadi bagian dari 1 persen sekolah bisnis di dunia yang memiliki _triple crown accreditation_. ANTARA