BENGKULU –
**Borneonews**, Bengkulu - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak di Provinsi Bengkulu terhadap program kebijakan Merdeka Belajar. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nunuk Suryani, mengungkapkan hal tersebut saat berkunjung ke Bengkulu. Dalam kesempatan dialog ramah tamah dengan para guru penggerak dan kepala sekolah di Bengkulu, Nunuk menyatakan, "Kami datang ke Bengkulu untuk mengapresiasi pemerintah daerah, guru PPG, guru, dan kepala sekolah yang sudah membantu pengaplikasian kebijakan Merdeka Belajar sehingga capaiannya bisa dilihat dan dinikmati." Nunuk menambahkan bahwa pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu bersama elemen terkait menunjukkan sikap kooperatif dan menyambut baik kebijakan pemerintah pusat di bidang pendidikan ini. Dia juga menjelaskan, "Saya hanya mengunjungi beberapa provinsi yang capaiannya bagus, yang pemerintah daerahnya kooperatif, menyambut baik kebijakan Merdeka Belajar, kemarin saya ke Provinsi Riau dan saat ini di Bengkulu." Dalam dialog tersebut, Nunuk menggarisbawahi pentingnya peran guru penggerak, yang merupakan produk sukses dari program Merdeka Belajar yang telah diinisiasi tiga tahun lalu. "Bapak ibu guru penggerak ini sudah merupakan produk sukses dari Merdeka Belajar yang diinisiasi sejak empat tahun yang lalu dan sudah menjadi buahnya seperti yang ada saat ini," tuturnya. Salah satu guru penggerak yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 101 Kota Bengkulu, Ika Purwanti, menyatakan bahwa program Merdeka Belajar yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat sangat memberi manfaat bagi dunia pendidikan. Dirinya mengatakan bahwa program tersebut dapat meningkatkan wawasan dan kecakapan tenaga pendidik. "Setiap modul yang diberikan saat menjadi calon guru penggerak sangat mendukung saya ketika memimpin di sekolah. Mengubah sudut pandang manusia menjadi hambatan padahal manusia atau sumber daya manusia adalah aset yang sangat mendukung dunia pendidikan. Jadi saya memandang guru-guru yang ada di sekolah saya sebagai aset yang berharga," pungkasnya. ANTARA