PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Pulang Pisau, Nova Selvia mengaku tidak setuju jika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) diminta untuk melepaskan jilbabnya.

Menurut Nova, pernyataan Ketua BPIP meminta calon Paskibraka buka jilbab agar terlihat serasi merupakan sesuatu yang tidak bisa diterima karena itu menyangkut hak asasi manusia dan hak memilih agama dan keyakinannya.

"Karena memang jilbab itu hak mereka, keyakinan mereka, kepercayaan mereka masing-masing," kata Nova Kamis, 15 Agustus 2024.

Purna Paskibraka 2006 ini mengatakan di Pulang Pisau,tidak pernah meminta calon Paskibraka itu untuk melepaskan Jilbab.

Nova menambahkan, Indonesia beragam suku dan budaya, agama. Alasannya demi keseragaman meminta Paskibraka melepaskan jilbabnya itu suatu keanehan karena Indonesia itu keberagaman.

--page

Nova meminta kepada para Paskibraka, jika selama mengikuti pelatiahan atau diklat paskibraka dari masa persiapan sampai selesai menjalankan tugasnya, untuk tidak takut menyuarakan apa bila ada hal-hal yg tidak wajar.(RETHA/R)