JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, telah tiba di Gedung Nusantara yang terletak dalam Kompleks Parlemen pada pagi hari Jumat untuk menghadiri Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia serta Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tahun 2024. Berdasarkan pantauan di lokasi, Retno tiba pada pukul 08:35 WIB menggunakan kendaraan dinas RI 22. Dalam kesempatan tersebut, Retno mengenakan baju luaran berwarna putih yang menambah kesan profesional pada penampilannya. Kedatangan Retno mengikuti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, yang telah hadir lebih awal pada pukul 08:08 WIB. Momen ini menggambarkan keseriusan pemerintah dalam menghadiri sidang yang penting tersebut. Sidang Tahunan MPR RI 2024 berlangsung dengan tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju." Agenda dari sidang ini mencakup Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk Tahun Sidang 2024-2025. Dalam forum tersebut, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara. Pidato ini juga akan menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Lebih lanjut, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk tahun sidang 2024-2025, Presiden Jokowi akan memberikan pidato yang merupakan Pengantar atau Keterangan Pemerintah. Pidato ini akan membahas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya. Sejumlah duta besar dari negara lain juga turut serta dalam acara penting ini, di antaranya Dubes Jepang, Masaki Yasushi; Dubes Rusia, Sergei Tolchenov; dan Dubes Singapura, Kwok Fook Seng. Kehadiran mereka menandakan pentingnya hubungan diplomatik yang ada antara Indonesia dan negara-negara tersebut. Sidang ini diharapkan dapat menjadi forum konstruktif bagi pengambilan keputusan yang strategis demi kemajuan bangsa dan negara. ANTARA