JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengklaim bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak merasa kecewa terkait keputusan partainya mengenai dukungan di Pilkada Jakarta. Menurut Willy, pernyataan tersebut dapat dikonfirmasi langsung kepada Anies. Ia menegaskan bahwa keputusan yang diambil bukanlah keputusan yang tiba-tiba, melainkan melalui berbagai dinamika dan variabel yang dibahas bersama Anies. Willy menyatakan bahwa NasDem akan selalu menjadi tempat bagi Anies untuk berdiskusi mengenai berbagai hal. "Anies sudah memahami situasi yang ada ini. Keputusan diambil secara bersama-sama, bukan bertepuk sebelah tangan, karena itu merupakan kultur yang dibangun oleh Pak Surya (Ketua Umum NasDem Surya Paloh)," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Lebih lanjut, Willy menjelaskan bahwa tidak ada yang disembunyikan dalam pengambilan keputusan ini. Semua keputusan terkait Anies dan Pilkada Jakarta merupakan hasil dari pembicaraan yang mendalam. Ia memastikan bahwa proses tersebut dilakukan secara transparan dan kolaboratif. Sebelumnya, Surya Paloh mengonfirmasi telah menjelaskan posisi partainya kepada Anies Baswedan, dengan menyatakan bahwa saat ini bukanlah momen yang tepat bagi Anies untuk maju pada Pilkada Jakarta. "Saya sudah beri tahu Pak Anies: Pak Anies, Anda sebagai adik, ini bukan momen Anda untuk maju pada Pilkada Jakarta. Kita cari momentum yang lebih tepat lagi ke depan. Ada pemahaman itu," ucapan Surya Paloh usai mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta. Selama kunjungannya, Surya juga menegaskan bahwa kedatangannya ke rumah Prabowo bertujuan untuk memperjelas posisi Partai NasDem. Ia mengungkapkan komitmen NasDem untuk mendukung pemerintahan Prabowo di masa mendatang. Kejelasan posisi ini menunjukkan keseriusan NasDem dalam merancang strategi politik yang lebih matang menuju Pilkada dan pemilihan umum selanjutnya. ANTARA