BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews**, Bandarlampung - Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyampaikan harapannya agar Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang telah resmi dikukuhkan, dapat menjadi ujung tombak dalam memupuk persatuan bangsa. Hal ini dikemukakannya setelah upacara pengukuhan anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara HUT ke-79 Republik Indonesia di halaman pemerintah kota setempat. Eva Dwiana meminta kepada adik-adik Paskibraka untuk menjaga kedekatan, persaudaraan, dan kekompakan dalam menghadapi masa depan. Ia berharap bahwa mereka dapat menapaki perjalanan karier menuju masa depan yang lebih baik. "Saya minta kepada adik-adik Paskibraka, pertahankanlah kedekatan, persaudaraan, dan kekompakan ketika kalian melangkah ke depan," ujarnya. Wali Kota juga mengharapkan anggota Paskibraka untuk membawa nama baik Kota Bandarlampung dengan melaksanakan tugas mereka sebaik mungkin pada Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79. Ia menekankan pentingnya untuk terus belajar dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita. "Pesan kami, jangan pernah berhenti untuk belajar, jalan kalian masih panjang dan capailah cita-cita setinggi-tingginya," tambahnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua anggota Paskibraka yang telah memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anak mereka. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bandarlampung, Paryanto, menginformasikan bahwa terdapat 34 anak yang dikukuhkan sebagai Paskibraka dan akan bertugas pada upacara HUT ke-79 RI. Ia menjelaskan bahwa mereka telah melakukan persiapan yang matang sejak jauh hari, termasuk latihan Paskibraka dan gladi resik yang berlangsung selama dua pekan. Paryanto menegaskan bahwa petugas Paskibraka yang terpilih telah melalui proses seleksi yang ketat. Setelah terpilih, mereka mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari pelatih profesional agar hasilnya dapat maksimal. "Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami optimis upacara HUT ke-79 RI di Bandarlampung akan berlangsung sukses dan khidmat," pungkasnya. ANTARA