SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pasar Tani yang kembali digelar perdana jelang HUT ke-79 Republik Indonesia di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur menghadirkan sejumlah komoditas pangan dengan harga murah untuk masyarakat.

"Kita langsung mendatangkan produsen dan petani memangkas tata niaga sehingga dijual dengan harga produsen," kata Kepala DPKP Kotim Sepnita, Jumat, 16 Agustus 2024.

Pasar tani tersebut pernah diadakan setiap hari Jumat, namun terhenti saat Dinas Pertanian dipecah dengan Dinas Ketahanan Pangan. Sehingga agenda tersebut kembali dilaksanakan setelah 2 dinas tersebut kembali bergabung. 

DPKP Kotim akan melaksanakan pasar tersebut rutin setiap Jumat pagi melibatkan produsen dan petani lokal. Ia pun membuka kesempatan seluruh petani tanaman pangan dan hortikultura di daerah ini untuk berpartisipasi dalam Pasar Tani.

Ia juga mengajak masyarakat sekitar memanfaatkan Jumat pagi untuk mendapatkan bahan pangan murah di Pasar Tani.

"Pasar ini khusus untuk komoditas tanaman pangan, hortikultura dan beras SPHP, bawang merah, bawang putih, gula, minyak, seperti kegiatan pasr murah," ujarnya. 

Kegiatan ini sekaligus salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi karena Sampit menjadi salah satu wilayah pantau di Kalimantan Tengah. 

Masyarakat merasa terbantu atas hadirnya pasar tersebut. Salah satu warga terpanatau memborong beberapa komoditas pangan karena harga selisih Rp5 ribu lebih murah.

--page

"Harganya memang murah, kita beli mumpung ada pasar murah selisihnya Rp5 ribu. Saya membeli bayam, gula, ubi, bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng. Menurut saya ini sangat membantu dan harus sering ada pasar murah," kata Bu Tomi salah satu warga yang berbelanja di Pasar Tani DPKP Kotim. (DEWI PATMALASARI/R)