JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, mengungkapkan keyakinannya bahwa Presiden Joko Widodo akan mampu menjaga marwah demokrasi, khususnya selama proses Pilkada 2024. Dalam pernyataannya, Aria Bima menekankan pentingnya menjaga demokrasi agar tidak mengarah pada praktik otoritarisme. Ia berharap pidato presiden dapat memberikan pencerahan terkait hal tersebut dan menyatakan kepercayaan kepada Jokowi, yang dianggap berasal dari latar belakang pemimpin yang lahir dari proses demokrasi. Aria Bima juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa proses demokrasi dalam Pilkada dapat berjalan dengan baik. Salah satu langkah penting yang harus diambil adalah bersikap independen selama pelaksanaan pilkada. Dengan cara ini, diharapkan tidak akan ada keberpihakan pemerintah terhadap pihak tertentu. Selain itu, Aria Bima menegaskan bahwa Pilkada seharusnya tidak hanya menjadi ajang bagi pembagian kekuasaan di kalangan elit politik. Ia berharap bahwa pilkada tahun ini dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menggunakan haknya dalam memilih pemimpin yang berkualitas. Dalam pandangannya, Pilkada harus menjadi hajatan rakyat, bukan hajatan elit maupun domestik. Rakyat diharapkan dapat memberikan suara untuk memilih pemimpin di setiap daerah. Menyambut pernyataan presiden mengenai penguatan demokrasi yang disampaikan dalam pidato, Aria Bima optimis bahwa Pilkada serentak tahun ini akan berlangsung dengan lancar. Pada hari yang sama, sebanyak 2.022 tamu undangan dijadwalkan hadir dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2024 yang dilaksanakan pukul 09.30 WIB di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyebutkan bahwa jumlah tamu undangan terdiri atas 1.222 orang yang akan berada di dalam Gedung Nusantara, serta 800 tamu yang akan ditempatkan di area Plaza Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI. Ia juga menjelaskan bahwa format Sidang Tahunan MPR RI berlangsung dalam satu rangkaian bersama Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2024, mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. ANTARA