JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Bambang Soesatyo, yang akrab disapa Bamsoet, menegaskan pentingnya keadilan sosial sebagai nilai fundamental dari Pancasila. Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi dasar bagi setiap kebijakan serta perilaku yang dijalankan oleh penyelenggara negara. Dalam pidato pengantar Sidang Tahunan MPR Tahun 2024 yang berlangsung di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Bamsoet mengungkapkan bahwa semua kebijakan yang diterapkan, baik di bidang politik, ekonomi, hukum, keamanan, maupun sosial dan budaya, harus berlandaskan pada prinsip keadilan sosial. Menghadapi usia kemerdekaan Indonesia yang ke-79, Bamsoet menyoroti bahwa tantangan ke depan semakin banyak dan membutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk menanganinya, terutama karena banyak pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah pemerataan dan keadilan yang belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Terdapat suara aspirasi dari rakyat yang menyampaikan kerinduan terhadap kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan. Menurut Bamsoet, masyarakat mendambakan suatu negara yang tidak hanya berkembang dari segi ekonomi, tetapi juga memiliki aspek moralitas dan integritas yang tinggi. Lebih lanjut, dia menekankan bahwa harapan rakyat Indonesia adalah pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang memerhatikan kesejahteraan semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di garis depan dalam perjuangan melawan kemiskinan dan ketidakadilan. "Rakyat turut mendambakan sistem hukum dan pemerintahan yang benar-benar adil dan inklusif, agar setiap individu, kelompok, dan golongan mendapatkan kesetaraan hak dan kewajiban tanpa diskriminasi," katanya menambahkan. Sidang Tahunan 2024 diselenggarakan dengan tema *Nusantara Baru, Indonesia Maju*. Acara ini mencakup Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024–2025. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, akan memberikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka memperingati HUT Ke-79 RI. Kemudian, pada Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025, Presiden Jokowi juga akan menyampaikan pidato terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun Anggaran 2025 beserta nota keuangannya. ANTARA