**Borneonews**, Kupang, NTT - Juru Bicara Forum Bersama untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) atau ForsaIKN, Faridah, mengungkapkan bahwa IKN akan diidentifikasikan sebagai kota masa depan bagi generasi Z dan milenial. Hal ini disebabkan oleh perancangan IKN yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi generasi mendatang.
Faridah menegaskan, "Generasi Z dan milenial adalah kelompok yang akan merasakan hasil dari pembangunan IKN, karena proses pembangunan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar," pernyataannya disampaikan dalam sebuah keterangan yang diterima di Kupang, NTT, pada hari Jumat.
Pembangunan IKN didesain untuk menciptakan kota pintar yang inklusif dan modern, sejalan dengan karakteristik generasi muda. Generasi Z, yang dikenal dengan kemampuan digital dan pengertian yang baik tentang konsep negara yang ideal, menjadi perhatian utama dalam perencanaan pengembangan tersebut.
"Teman-teman generasi Z adalah mereka yang melek digital dan paham bagaimana negara yang baik seharusnya dibangun. Pemerintah telah berhasil melakukan peletakan dasar IKN dengan konsep yang *relate* dengan buah pemikiran generasi Z," jelas Faridah lebih lanjut.
Faridah memberikan apresiasi kepada pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, yang tidak hanya fokus pada aspek infrastruktur fisik, tetapi juga memberi perhatian pada nilai-nilai yang penting bagi generasi muda. Dia menilai bahwa pembangunan IKN membawa harapan baru bagi perkembangan ekonomi dan sosial di Indonesia, terutama bagi generasi Z dan milenial.
Ia berpendapat bahwa dengan adanya kota baru yang dirancang secara modern dan berkelanjutan, diharapkan akan terjadi lonjakan dalam berbagai sektor, termasuk teknologi, pendidikan, dan bisnis. "Generasi Z dan milenial yang akan menjadi mayoritas populasi di masa depan, akan memiliki kesempatan untuk berkembang dan berinovasi di lingkungan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka," ungkap Faridah.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ForsaIKN, Martin Uung, menyatakan bahwa pihaknya akan mendukung pemerintah dalam proses pembangunan IKN, baik untuk saat ini maupun yang akan datang, agar pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Martin menjelaskan bahwa IKN adalah momentum penting yang akan menempatkan Indonesia pada jalur pencapaian visi besar pada tahun 2045. Ia menekankan bahwa ForsaIKN tidak hanya fokus pada aspek teknis pemindahan ibu kota, tetapi juga berusaha membuka ruang untuk kajian ilmiah dan terobosan agar pembangunan ini bukan sekedar relokasi administratif, tetapi juga menjadi titik pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia di masa depan.
Lebih lanjut, Martin mengatakan bahwa ForsaIKN berfungsi sebagai wadah kolaborasi yang menyatukan berbagai elemen masyarakat, profesional, dan individu dalam upaya mewujudkan visi Indonesia 2045. Dia juga mencatat bahwa sejarah panjang pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak kemerdekaan 1945 menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, dengan proyeksi Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045.
Proyeksi tersebut mencerminkan keyakinan bahwa Indonesia akan mencapai status negara berpendapatan tinggi pada tahun 2038, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 yang disusun oleh Bappenas. Martin menekankan, "Kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan IKN sangat bergantung pada peran aktif dari semua elemen masyarakat, termasuk individu, lembaga, institusi, pemerintah, dan sektor swasta."
ANTARA
IKN Sebagai Kota Masa Depan untuk Generasi Z dan Milenial
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







