BORNEONEWS, Palangka Raya - Sektor pertanian Kalimantan Tengah menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,51 persen pada Triwulan I (TW I ) tahun ini di atas PDB nasional. Kontribusi sektor pertanian pada pertumbuhan ekonomi Kalteng yakni 22,27 persen.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni mengatakan kondisi ini menjadi angin segar bagi peningkatan produksi pertanian, khususnya tanaman hortikultura, terutama cabai dan bawang yang selalu mengalami inflasi.
"Pertumbuhan sektor pertanian di Kalimantan Tengah juga menciptakan dampak positif, terutama pada peningkatan kesejahteraan petani lokal dan mendorong ekspor produk pertanian ke wilayah lain," katanya, Jumat, 16 Agustus 2024.
Kontribusi sektor pertanian pada pertumbuhan ekonomi Kalteng yakni 22,27 persen, ini katanya tidak terlepas dari berhasilnya program kerja sama semua pihak.
Diharapkan Kalteng tidak lagi mengalami inflasi untuk cabai dan bawang. Program telah disiapkan dari pemerintah daerah, dan pusat yang mendukung modernisasi dan pengembangan pertanian, seperti pelatihan untuk petani dan bantuan alat pertanian.
"Dengan produksi dan produktivitasnya meningkat, bahkan mampu menjadi penyangga pangan Ibu Kota Nusantara (IKN)," tandasnya. (MARINI/R)








