**Borneonews**, Jakarta - Sejumlah pejabat negara hadir dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2024 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Jumat dengan mengenakan pakaian adat. Sidang tahunan ini diadakan bersamaan dengan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, mengenakan pakaian Demang berwarna hitam yang berasal dari Betawi. Ia juga dilengkapi dengan kain tradisional serta aksesori rantai yang menghiasi dadanya, dan mengenakan peci hitam di kepalanya. Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB, didampingi oleh Ibu Negara Iriana yang terlihat mengenakan kebaya tradisional berwarna krem.
Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin terlihat mengenakan pakaian adat berwarna hitam dari Palembang. Ia juga menggunakan penutup kepala serta songket yang melingkar di pinggangnya. Amin tiba di Kompleks Parlemen sekitar pukul 08.35 WIB, didampingi oleh Ibu Wakil Presiden Wury, yang mengenakan kebaya Betawi berwarna hijau dengan motif bunga dan selendang hijau.
Ketua DPR, Puan Maharani, pun tampil pada sidang itu dengan mengenakan kebaya berwarna emas yang dilengkapi dengan selendang dengan warna yang sama. Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenakan pakaian dengan tema merah-putih, termasuk kebaya putih dan batik berwarna merah.
Sidang Tahunan 2024 ini mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju." Dalam sesi tersebut, Presiden Jokowi direncanakan akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.
Setelah Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama, acara pada hari Jumat tersebut akan dilanjutkan pukul 13.30 WIB dengan rapat pleno DPR yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2025.
ANTARA
Pejabat Negara Kenakan Pakaian Adat di Sidang MPR 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Soroti Pencegahan Karhutla dan Tanggung Jawab Perusahaan saat Tinjau Eks Konsesi Grace dan PWN
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Komentar (0)
Memuat komentar…







