**Borneonews**, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia terus konsisten dalam upaya transisi energi yang dilakukan secara berhati-hati dan bertahap. Dalam penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jokowi menyampaikan bahwa transisi energi yang diharapkan adalah transisi yang berkeadilan, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor energi hijau, dengan total kapasitas mencapai lebih dari 3.600 gigawatt (GW). Dia menyatakan bahwa seiring dunia yang beralih ke ekonomi hijau, Indonesia tidak ingin kehilangan momentum dalam hal ini. Dengan potensi yang signifikan, Jokowi menekankan pentingnya pemanfaatan energi hijau yang bersumber dari beragam sumber seperti air, angin, matahari, panas bumi, gelombang laut, dan bioenergi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan harapan agar kekayaan alam yang dimiliki Indonesia dapat dikelola untuk kepentingan rakyat yang lebih luas. Hal ini mencakup upaya untuk mengambil kembali aset-aset yang selama puluhan tahun dikelola oleh pihak asing. Jokowi mencatat bahwa beberapa aset penting yang kini dikelola oleh negara mencakup Freeport, Blok Rokan, dan Newmont, yang sebelumnya memberikan manfaat besar bagi investor asing.
Sidang Tahunan 2024 diadakan dengan mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju". Kegiatan ini meliputi Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025. Pada sidang tersebut, Presiden Jokowi akan membagikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan terkait perayaan HUT ke-79 RI.
Selain itu, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk Tahun Sidang 2024-2025, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato yang mengemukakan pengantar atau keterangan pemerintah mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun Anggaran 2025 beserta nota keuangannya. Upaya tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan perencanaan dan pengelolaan anggaran yang transparan demi kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Transisi Energi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







