JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menekankan pentingnya pembangunan inklusif yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi. Dalam pidato pengantar sidang bersama DPR dan DPD di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Puan menegaskan bahwa pembangunan inklusif seharusnya memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dan menikmati hasil-hasil pembangunan. Menurut Puan, partisipasi harus melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk petani, nelayan, buruh, rakyat kecil, guru, pegawai negeri sipil (PNS), dan tenaga swasta. Ia menyoroti pentingnya keikutsertaan kaum perempuan dalam proses pembangunan, bukan hanya sebagai tindakan afirmatif, tetapi sebagai pengakuan bahwa peran laki-laki dan perempuan setara dalam membangun bangsa dan negara. Puan juga menyatakan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama untuk meraih kemajuan, kesejahteraan, serta kesempatan dalam berkarya dan berprestasi. Kesetaraan dalam pekerjaan dan jabatan publik merupakan hal yang utama. Ia mengajak perempuan di Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan tanah air. "Ayo perempuan Indonesia, tunjukkanlah bahwa kaum hawa adalah perempuan-perempuan hebat!" serunya. Sidang Tahunan 2024 mengambil tema *Nusantara Baru, Indonesia Maju*. Acara ini mencakup Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI, DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024—2025. Dalam sidang tersebut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka merayakan HUT Ke-79 RI. Selanjutnya, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk Tahun Sidang 2024—2025, Presiden Jokowi dijadwalkan menyampaikan pidato tentang Pengantar/Keterangan Pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta nota keuangannya. ANTARA