JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bamsoet, melakukan keisengan dengan mencarikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Hal ini terjadi saat ia membuka Sidang Tahunan MPR Tahun 2024. Dalam suasana yang hangat, Bamsoet menyapa sejumlah ketua umum partai politik yang hadir, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita. Saat memberikan pidato pengantar Sidang Tahunan MPR, Bamsoet meminta audiens memberikan tepuk tangan untuk Agus Gumiwang, dan kemudian melanjutkan dengan pertanyaan, "Pak Bahlil ada nggak?" ungkapnya. Momen ini terjadi di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada hari Jumat. Setelah itu, Bamsoet juga menyapa para ketua umum partai lainnya yang hadir, di antaranya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab dipanggil Cak Imin. Selain itu, Bamsoet juga menyebutkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono. Menariknya, Bahlil tampak hadir dalam sidang tersebut dengan setelan jas dan dasi berwarna kuning, menambah warna pada acara tersebut. Sebelum momen Sidang Tahunan MPR, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar, Dito Ariotedjo, mengungkapkan adanya aspirasi dari internal partai yang ingin melihat Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar. Dito menambahkan, "Ya, memang kita sudah mendengar aspirasi ini mengerucut ke namanya Bang Bahlil," saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar pada hari Selasa, 13 Agustus. Dito juga menegaskan bahwa kemungkinan Bahlil terpilih sebagai ketua umum cukup besar, mengingat kedekatannya dengan mantan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. Kedekatan ini dinilai dapat memberikan kemudahan bagi Bahlil jika nantinya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Penentuan ketua umum Partai Golkar akan dilakukan oleh DPP dalam agenda Musyawarah Nasional (Munas) ke-11, yang direncanakan berlangsung pada 20 Agustus 2024. Acara ini dipastikan menjadi momen penting bagi partai, di tengah dinamika politik yang terus berkembang di Tanah Air. ANTARA