JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Penyanyi sekaligus aktor Ali Mensan mengungkapkan antusiasmenya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen 17 Agustus bagi Ali selalu membawa nostalgia tersendiri, terutama terkait dengan upacara bendera yang sangat dirindukannya, karena sering dilakukan semasa dia bersekolah. Ragam lomba yang semakin berkembang dan unik setiap tahunnya juga menarik perhatiannya. Ali merasa tertarik untuk mengikuti dan meramaikan perayaan HUT RI dengan berbagai lomba yang ada. Ia mengaku ingin berpartisipasi dalam lomba-lomba unik, seperti yang pernah ia lihat di media sosial. Salah satu lomba yang menarik perhatian Ali adalah lomba di mana para peserta harus menutup mata menggunakan kertas corong, sehingga hanya ada lubang kecil untuk melihat. "Seru banget, jadi pengin ikutan lomba-lomba yang belum pernah ada waktu kecil dulu," ujar Ali saat berkunjung ke ANTARA Heritage Center beberapa waktu yang lalu. Selain membahas semaraknya lomba, Ali juga menyinggung makna kemerdekaan di era modern. Baginya, meskipun Indonesia telah merdeka secara fisik, masih ada bentuk penjajahan terselubung yang perlu diwaspadai. Ia menyebutkan ketergantungan terhadap produk atau budaya asing sebagai salah satu bentuk penjajahan tersebut. "Rasanya sekarang sudah bebas, semua orang punya kebebasan berpendapat dan memilih platform apa saja. Tapi penjajahan itu sekarang terselubung. Kita perlu waspada dan tetap memajukan produk-produk lokal," tambahnya. Ali juga mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak terlena dengan kemudahan yang ada saat ini. Menurutnya, meskipun teknologi semakin maju, semangat untuk terus belajar dan keluar dari zona nyaman harus tetap dipupuk. "Generasi sekarang harusnya bersyukur dengan semua kemudahan, tapi jangan sampai terlena dan jadi manja. Coba keluar dari zona nyaman, eksplorasi hal-hal baru, dan terus belajar. Jangan sampai terjajah di dalam zona nyaman," pesan Ali dengan tegas. Dengan semangat menyambut Hari Kemerdekaan, Ali Mensan berharap momen ini dapat menjadi pengingat bagi semua orang untuk tetap bersatu dan menjaga nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu. ANTARA