TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - DPRD Kabupaten Barito Timur menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jumat, 16 Agustus 2024.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua sementara DPRD Barito Timur Nursulistio itu, juga dihadiri Wakil Ketua Sementara DPRD Barito Timur, anggota DPRD, Pj Bupati Barito Timur, Sekretaris Daerah Barito Timur, Sekretaris DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Pabung Kodim 1012, Kasatintelkam Polres Barito Timur, para kepala perangkat daerah serta undangan lainnya.

"Pada hari ini kita melaksanakan rapat paripurna istimewa yang kedua untuk masa sidang pertama sejak kawan-kawan dilantik untuk masa jabatan 2024-2029, dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia," ujar Nursulistio saat diwawancarai selepas rapat paripurna.

Menurutnya, berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga-lembaga negara, pada acara tersebut, banyak pesan-pesan dari Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani agar menjalankan tugas dan fungsi sebaik-baiknya, yang baik dipertahankan dan yang kurang diperbaiki serta menjaga persatuan dan kesatuan. 

Nursulistio menambahkan, sesuai dengan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan, kondisi bangsa dan negara saat ini bisa dilihat dan dirasakan sendiri oleh masyarakat bahwa setiap tahun, setiap masa, pembangunan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan walaupun ada mungkin yang tidak tuntas. 

--page

"Kalau saya simpulkan apa yang disampaikan Presiden tentu beliau punya niat baik, namun kadang ada harapan yang tidak tercapai. Saya pribadi sebagai rakyat indonesia merasakan bahwa di masa pemerintahan Presiden Jokowi banyak perkembangan yang sudah terjadi dan kita percaya bahwa di masa kepemimpinan berikutnya juga pembangunan akan lebih maju lagi selama anak bangsa terus memberikan dukungan kepada pemimpin bangsa dalam menjalankan amanah," katanya.

Pada kesempatan itu Nursulistio juga menyampaikan selamat ulang tahun untuk negara tercinta Republik Indonesia. Dia kemudian mengajak untuk bersama-sama mengingat kembali perjuangan, serta jerih payah dan pengorbanan orang-orang yang sudah memberikan jiwa raganya untuk kemerdekaan Republik Indonesia. 

"Ini menjadi motivasi untuk kita untuk mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya, dengan berbuat baik dan melakukan segala sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak di bidang kita masing-masing," terangnya.

Mengingat kembali perjuangan para pahlawan, kata Nursulistio, tidaklah begitu berarti dibandingkan perjuangan yang telah mereka lakukan dan dengan mengorbankan jiwa, raga dan harta. 

"Ini menjadi penyemangat bagi kita untuk sama-sama kita bergotong-royong sebagai anak bangsa, mengisi kemerdekaan selalu berbuat yang terbaik dan memberikan yang terbaik," tandasnya. (BOLE MALO/j)