JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung di wilayah Indonesia Timur. Hal ini dianggap vital untuk mencapai kesetaraan di seluruh pelosok Indonesia. Pada tahun 2023, realisasi investasi di luar Pulau Jawa tercatat sebesar Rp730,8 triliun, yang merupakan 51,5 persen dari total investasi, sementara di Pulau Jawa mencapai Rp688,1 triliun atau 48,5 persen. Optimisme diungkapkan Budi bahwa investasi pada tahun 2024 diharapkan dapat lebih besar, demi mengurangi kesenjangan antara wilayah timur dan barat Indonesia. Budi menjelaskan, "Pembangunan di bagian timur Indonesia harus dilanjutkan, karena dibutuhkan *effort* tertentu untuk memberikan kesetaraan antara barat dan timur." Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI, dan DPD RI yang berlangsung di Jakarta. Lebih lanjut, Budi meyakini bahwa pemerintahan berikutnya yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan meneruskan semua pembangunan yang telah dilakukan selama sepuluh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. "Saya yakin. Kemarin juga *statement* Pak Prabowo jelas bahwa IKN akan dilanjutkan semuanya. Dan gesture tadi pada saat pidato saling menghormati antara Pak Presiden Jokowi dan Pak Prabowo," ujar Budi. Dia juga menyampaikan pesan kepada pemerintahan yang akan datang untuk melanjutkan pembangunan yang telah berjalan dan memperbaiki hal-hal yang belum optimal. "Saya pikir kita harus fokus bagaimana bangsa ini bisa tinggal landas dengan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, apa yang sudah dilakukan perlu dilanjutkan, dan ada satu dua hal yang masih belum baik, tentu harus bisa diperbaiki," tambahnya. Sidang Tahunan 2024 diadakan dengan tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju." Acara ini mencakup Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025. Dalam Sidang Tahunan ini, Presiden RI Joko Widodo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan untuk memperingati HUT Ke-79 RI. Selain itu, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025, Presiden Jokowi juga akan memberikan pidato yang menjadi pengantar terhadap Rancangan Undang-Undang mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangan. ANTARA