JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia pada tahun 2024. Dalam pandangannya, perhelatan tersebut merupakan sebuah upacara yang luar biasa. "Sebuah upacara yang luar biasa untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79," ungkap Penny Williams setelah menghadiri sidang tahunan yang diselenggarakan di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta pada hari Jumat. Ungkapan tersebut mencerminkan rasa bangga dan senangnya bisa menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di acara tersebut, khususnya menjelang akhir masa pemerintahan Jokowi yang akan berakhir tahun ini. Dalam pidato yang disampaikan, Presiden Jokowi memberikan laporan mengenai kinerja pemerintahannya yang telah berlangsung selama dua periode. Di sisi lain, hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia telah terjalin selama 75 tahun, yang telah melahirkan sejumlah kesepakatan, termasuk Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia. Sidang Tahunan 2024 mengambil tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju," yang mencakup Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk Tahun Sidang 2024-2025. Dalam rangka tersebut, Presiden Joko Widodo diperkirakan akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan yang berkenaan dengan peringatan HUT Ke-79 RI. Lebih lanjut, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR untuk Tahun Sidang 2024-2025, Presiden Jokowi juga dijadwalkan untuk memberikan pidato terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangan. Upacara ini menjadi momen penting dalam asupan informasi terkait kinerja pemerintah dan perencanaan anggaran ke depan. ANTARA