SAMARINDA –
**Borneonews**, Samarinda - Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam sidang paripurna telah memunculkan optimisme di Kalimantan Timur (Kaltim) terkait percepatan pembangunan daerah tersebut. Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa penetapan sebagian wilayah Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan langkah strategis untuk pengembangan wilayah tengah dan timur Indonesia. Sri Wahyuni juga mengungkapkan rasa syukur atas pemilihan Kaltim sebagai pusat pengembangan Indonesia. Menurutnya, dengan berlangsungnya sidang paripurna ini, masyarakat telah mendengarkan penjelasan dari Presiden RI mengenai warisan berharga yang diberikan untuk Kaltim selama pemerintahan Joko Widodo. Optimisme Sri semakin meningkat, di mana Ia meyakini bahwa IKN akan menjadikan Kaltim salah satu kekuatan negara. Proses ini tidak perlu menunggu 100 tahun ke depan, melainkan sudah mulai terwujud dengan adanya upacara peringatan 17 Agustus yang dijadwalkan akan berlangsung besok. Dalam lanjutannya, Sri menambahkan bahwa kehadiran IKN dan pergantian Presiden RI memberikan komitmen yang kuat bagi Kaltim untuk mewujudkan pembangunan Nusantara. Ia menekankan pentingnya sinergi antara jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan Nusantara melalui pengembangan yang berfokus di Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni juga mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79. Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi, komitmen, serta rasa persatuan dan kesatuan demi mewujudkan cita-cita membangun Kaltim untuk Nusantara. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, juga menanggapi dengan positif pidato kenegaraan Presiden RI. Ia menggarisbawahi bahwa pidato tersebut merupakan momentum yang baik bagi Kaltim untuk memulai langkah-langkah strategis. Hasanuddin menambahkan bahwa Presiden memberikan semangat baru dengan slogan "Nusantara Baru, Indonesia Maju." Menurut Hasanuddin, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Kaltim untuk melaksanakan taktik-taktik strategis, terutama menjelang upacara peringatan 17 Agustus 2024. Ia juga menyoroti bahwa capaian selama sepuluh tahun pemerintahan Presiden telah memberikan dampak signifikan, khususnya dengan penetapan Kaltim sebagai ibu kota negara baru. "Penetapan Ibu Kota Nusantara adalah salah satu capaian terbesar dari sepuluh tahun pemerintahan Presiden. Ini membentuk fondasi yang kuat untuk Nusantara baru dan Indonesia maju," jelasnya. Hasanuddin turut mengonfirmasi bahwa ia telah menerima undangan untuk hadir dalam upacara 17 Agustus di Istana Negara, dan berencana untuk hadir pada kesempatan tersebut. Ia menekankan pentingnya akselerasi pembangunan IKN. Menurutnya, Kaltim perlu segera melakukan akselerasi di berbagai aspek, termasuk infrastruktur, pendidikan, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. "Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan IKN sangat penting untuk memastikan kesuksesan proyek ini," tuturnya. Hasanuddin juga menegaskan bahwa pimpinan DPRD Kaltim akan hadir dalam upacara 17 Agustus di Istana Negara. ANTARA