PALU –
**Borneonews**, Palu - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) baru-baru ini melaksanakan simulasi pengamanan kota atau Sispamkota. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Simulasi ini diadakan di Kota Palu dan menjadi langkah penting untuk mengukur tingkat kesiapan operasional yang diperlukan dalam pengamanan Pilkada. Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Polda Sulteng, menegaskan bahwa simulasi tersebut merupakan langkah strategis. Dengan demikian, Polda Sulteng dapat memastikan kesiapan dalam mengamankan jalannya Pilkada 2024. Menurutnya, tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk memastikan bahwa personel dan peralatan keamanan siap dikerahkan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Lebih lanjut, Brigjen Pol. Soeseno menyatakan bahwa simulasi ini juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki potensi kelemahan yang mungkin ada dalam sistem pengamanan. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 1.025 personel dari berbagai unsur, termasuk Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemadam kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta Linmas. Wakapolda juga menjelaskan bahwa jumlah personel yang akan dikerahkan selama Pilkada 2024 akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah pada setiap tahapan. Komitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada menjadi prioritas utama bagi Polda Sulteng. Dalam upayanya untuk menjaga ketertiban, Polda Sulteng telah mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk tindakan kekerasan, isu SARA, dan gangguan keamanan lainnya yang dapat menghambat jalannya Pilkada. Pihak kepolisian menegaskan komitmen penuh terhadap netralitas selama periode pemilihan. Brigjen Pol. Soeseno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta agar masyarakat menghindari provokasi, penyebaran berita hoaks, atau informasi palsu, serta ujaran kebencian selama berlangsungnya Pilkada. “Mari kita bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif menjelang Pilkada 2024. Hindari segala bentuk provokasi dan laporkan tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib,” ujarnya. Dengan demikian, diharapkan pelaksanaan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar. ANTARA