**Borneonews**, Denpasar - Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, yang lebih dikenal dengan sebutan De Gadjah, menyampaikan sikap optimistis mengenai peluang kemenangan calon kepala daerah Kabupaten Karangasem pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa kolaborasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan memberikan keuntungan signifikan.
"Optimis lah, bagaimana pun PDI Perjuangan adalah partai pemenangan pemilihan legislatif, sedangkan Partai Gerindra adalah partai pemenang pemilihan presiden. Bersatu itu kan bagus," ungkapnya dalam sebuah konfirmasi yang dilakukan di Denpasar, pada hari Jumat.
Ia menambahkan, DPP Partai Gerindra telah resmi memberikan rekomendasi untuk tujuh kabupaten/kota di Bali dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Khusus untuk Pilkada di Kabupaten Karangasem, Gerindra telah mengusung pasangan calon I Gede Dana dan I Nengah Swadi. De Gadjah juga menegaskan bahwa hubungan baik antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan di Bali Timur menjadi salah satu alasan optimisme ini.
"Di Karangasem, hubungan kami baik-baik saja. Tidak ada masalah dengan PDI Perjuangan, hubungan kami juga baik dengan semua partai politik lainnya. Potensi kemenangan untuk pasangan I Gede Dana dan I Nengah Swadi memang sudah terlihat," lanjutnya.
Ketika ditanya mengenai perkembangan calon kepala daerah di Kabupaten Badung dan Buleleng, De Gadjah belum dapat memastikan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan untuk menambah koalisi merah putih atau menurunkan calon dari Gerindra atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) Bali. Ia berpendapat bahwa lebih baik jika semua partai politik bersatu demi kepentingan masyarakat.
"Tidak masalah sih dengan siapa saja, yang penting nantinya kita menang untuk kepentingan masyarakat Karangasem, masyarakat Bali, dan kabupaten/kota lainnya juga," tegasnya.
Selain itu, dalam wawancara terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, mengungkapkan bahwa keputusan DPP Partai Gerindra untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan di Karangasem merupakan hak prerogatif partai tersebut. Meski mereka telah membentuk koalisi lainnya, Golkar tetap menghormati pilihan Gerindra.
"Itu keputusan Gerindra, kami (KIM Bali) tidak akan mencampuri. Nanti kami akan meminta pedoman dan arahan dari ketua umum yang baru," katanya.
Di Kabupaten Badung, sebelumnya telah beredar rencana untuk memasangkan Suyasa dan Diesel Astawa yang berasal dari Partai Gerindra dan Partai Golkar. Namun, rencana tersebut terpaksa dibatalkan karena Diesel memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonan. Sementara itu, Partai Golkar masih konsisten mengusung Suyasa, tetapi belum memutuskan siapa calon wakil yang akan dipilih.
ANTARA
Gerindra Optimis Menangkan Pilkada Karangasem Bersama PDIP
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







