JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyampaikan harapan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dapat menjaga keberlanjutan pembangunan nasional saat mereka menjabat di pemerintahan yang akan datang. Soesatyo menegaskan bahwa tugas ini tidaklah mudah, mengingat tantangan yang akan terus muncul baik dari dalam maupun luar negeri. Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR 2024 di Kompleks Parlemen, ia menyoroti pentingnya menyambung cita-cita pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Pembangunan tersebut telah berhasil menjembatani dan menghubungkan setiap pulau, desa, serta komunitas dengan harapan dan peluang baru. Dalam paparannya, Soesatyo menekankan bahwa Indonesia memiliki tujuan yang ambisius, yaitu Golden Indonesia, atau menjadi negara berpendapatan tinggi sejajar dengan negara-negara maju lainnya pada tahun 2045. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tujuan ini memerlukan komitmen bersama untuk melaksanakan dua strategi prioritas yang telah disampaikan oleh presiden, yaitu melalui hilirisasi industri dan pengembangan sumber daya manusia. " Pemerintahan yang akan datang harus tetap berupaya mewujudkan visi ini," ujarnya tegas. Lebih lanjut, Soesatyo memberikan ucapan selamat kepada Prabowo dan Gibran yang telah menerima mandat dari rakyat untuk memimpin negara. Ia berharap visi dan misi Prabowo-Gibran dapat dilaksanakan dengan baik demi terwujudnya Golden Indonesia 2045. Sidang Tahunan 2024 yang mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju" terdiri dari Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dalam kegiatan tersebut, DPR juga menggelar Sidang Pleno untuk membuka Periode Pertama Sidang 2024-2025. Di kedua sesi, baik Sidang MPR maupun Sidang Bersama DPR-DPD, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menyampaikan laporan terkait kinerja lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia. Sementara itu, pada Sidang Pleno DPR, kepala negara juga akan memperkenalkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 serta Nota Keuangan. ANTARA