JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia telah menyusun rancangan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Rancangan ini akan disampaikan dalam Sidang Akhir Masa Jabatan MPR RI periode 2019-2024. Tujuan penyampaian ini adalah untuk menjadi rekomendasi yang akan dibahas dan diputuskan oleh MPR RI periode mendatang. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, atau yang akrab disapa Bamsoet, menegaskan bahwa PPHN dirancang untuk menghasilkan pengaturan dan penataan penyelenggaraan negara yang harmonis, demokratis, dan berkualitas. Dalam Pidato Pengantar Sidang Tahunan MPR Tahun 2024 yang berlangsung di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Bamsoet menyatakan, “PPHN akan menjadi pokok panduan bagi penyelenggaraan negara.” Dengan haluan negara sebagai kompas, Indonesia diharapkan dapat terus maju dan menggapai cita-cita yang tinggi, serta menyongsong masa depan dengan penuh keyakinan dan kebanggaan. Dia menjelaskan bahwa haluan negara ini merupakan prinsip-prinsip panduan (*guidance principles*) yang penting untuk menjalankan pembangunan nasional dan penyelenggaraan pemerintahan yang berkelanjutan. Lebih lanjut, Bamsoet menyoroti bahwa menghadirkan kembali haluan negara adalah wujud kepedulian MPR dalam mempercepat terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur pada tahun 2045. Dia mengajak semua pihak untuk secara sadar dan komitmen menjaga hubungan erat antara Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945, dan haluan negara. Bamsoet mengemukakan, “Mari kita semua, dengan penuh kesadaran dan komitmen, menjaga dan merawat jalinan antara Pancasila, UUD 1945, dan haluan negara.” Ia meminta agar cahaya Pancasila dapat menerangi jalan, nadi UUD 1945 menjaga keseimbangan, dan haluan negara menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih baik, serta menggenggam cita-cita luhur yang telah ditetapkan. Ia juga menegaskan bahwa setiap kebijakan dan program yang diterapkan adalah cerminan tekad MPR untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Hal ini diharapkan dapat mengantarkan rakyat menuju kesejahteraan yang lebih merata. “Jalinan antara Pancasila yang berisi nilai-nilai falsafah, UUD 1945 yang mengandung hukum dasar tertulis, dan haluan negara adalah jantung dari praktik kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” tuturnya. Sidang Tahunan 2024 diselenggarakan dengan tema *Nusantara Baru, Indonesia Maju*. Kegiatan ini terdiri dari Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025. Dalam rangkaian sidang tersebut, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan memberikan pidato kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 RI. Selanjutnya, dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025, Presiden Jokowi juga akan menyampaikan pidato terkait Pengantar/Keterangan Pemerintah mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya. ANTARA