**Borneonews**, Jakarta - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid memberikan dukungan terhadap pidato Ketua DPR RI Puan Maharani yang mengangkat isu partisipasi perempuan dalam pembangunan yang inklusif. Pidato tersebut dinilai penting karena mengingatkan mengenai perspektif gender yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam berbagai kebijakan.
Meutya menjelaskan bahwa pidato Puan sangat berarti, terutama dalam mendorong keterlibatan perempuan. "Pidato tadi saya rasa baik sekali untuk mengingatkan gender perspektif untuk pemerintah ke depan juga selalu melibatkan perempuan harus ada *her story*, bukan *his story*," ungkapnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan oleh Meutya usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2024. Ia menyoroti bahwa saat ini angka keterwakilan perempuan di parlemen baru mencapai sekitar 20 persen. Dengan demikian, dukungan untuk melibatkan perempuan lebih banyak dalam proses pembangunan sangat diperlukan.
Puan Maharani, dalam pidatonya, menekankan bahwa pembangunan yang inklusif harus memberikan ruang bagi semua, termasuk perempuan, untuk berpartisipasi dalam proses tersebut. Ia menyatakan, "Pembangunan yang inklusif adalah memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menikmati hasil-hasil pembangunan."
Puan menjelaskan bahwa semua elemen masyarakat, dari petani, nelayan, buruh, hingga pegawai negeri sipil, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan menikmati kesejahteraan, termasuk kaum perempuan. Ia berharap keikutsertaan perempuan dalam pembangunan bukan hanya dianggap sebagai bentuk afirmatif, tetapi sebagai kesadaran bersama mengenai kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan dalam membangun bangsa.
Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang setara untuk maju, sejahtera, berkarya, berprestasi, serta hak yang sama dalam pekerjaan dan jabatan-jabatan publik. Ia mengajak semua perempuan di Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pembangunan tanah air. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa suara perempuan didengar dan diakomodasi dalam setiap aspek pembangunan.
ANTARA
Dukungan Puan Maharani untuk Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







