**Borneonews**, Jakarta - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi pemulangan jenazah seorang pelaut yang bekerja di perusahaan Asaker Marine and Shipping Agency LLC yang berlokasi di Ajman, Persatuan Emirat Arab (PEA). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perlindungan hak-hak pelaut di Indonesia.
Almarhum yang bernama Mohammad Rivai dilaporkan meninggal dunia pada 3 Agustus 2024 akibat serangan jantung. Informasi ini diperoleh melalui surat yang diterbitkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Dubai. Setelah proses administrasi yang diperlukan, jenazahnya dipulangkan menggunakan penerbangan Emirates EK 356. Pesawat tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya, jenazah langsung dikirimkan ke kampung halaman almarhum di Kota Tanjung Pinang.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Hendri Ginting, mengungkapkan bahwa selain memfasilitasi pemulangan jenazah, kementeriannya, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, juga akan menjaga proses pemenuhan hak-hak almarhum yang ditinggalkan. Hal ini termasuk penyerahan asuransi dan santunan untuk ahli waris. Proses penyerahan hak tersebut direncanakan akan berlangsung di kantor pusat Kementerian Perhubungan dan akan diserahkan langsung kepada pihak keluarga dengan disaksikan oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.
"Kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Hendri Ginting.
Selain itu, pemulangan jenazah seorang anak buah kapal (ABK) juga mendapatkan pengawalan dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia di Kementerian Luar Negeri, menunjukkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap warganya yang bekerja di luar negeri.
ANTARA
Kemenhub Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pelaut dari PEA
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 1 Hanau Terima Tambahan Tiga TV Interaktif
Mobil Oksigen Gratis Palangka Raya Layani 289 Pemanfaatan hingga 24 Oktober
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
PSI Barito Timur Turun ke Jalan, Bantu Warga Hadapi Kabut Asap Karhutla
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







