JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menilai bahwa Presiden Joko Widodo telah mempersiapkan tongkat estafet yang akan diteruskan oleh Presiden RI Terpilih, Prabowo Subianto. Menurut Doli, tongkat estafet ini merujuk pada berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan selama pemerintahan Joko Widodo. Doli menyatakan bahwa penyerahan tongkat estafet ini dilakukan dengan keyakinan bahwa Prabowo dan Gibran, yang juga terlibat, akan melanjutkan catatan penting terkait pembangunan di Indonesia. Dalam wawancaranya di gedung parlemen, Doli menghimbau agar visi dan program yang sudah ada dapat diteruskan untuk kepentingan bangsa. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Jokowi mewariskan sejumlah pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan oleh Prabowo dalam rentang waktu lima tahun ke depan. Salah satu program yang menjadi fokus utama adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, Doli juga menekankan pentingnya proyek strategis nasional (PSN) di berbagai daerah agar dapat diselesaikan oleh pemerintahan yang baru. Doli yakin bahwa penekanan mengenai penyerahan tongkat estafet tersebut akan diungkapkan oleh Jokowi dalam pidato yang akan disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI. Ia berharap momentum ini dapat menjadi jembatan bagi pemerintahan saat ini dan yang akan datang untuk saling berkesinambungan dalam melanjutkan program-program besar bagi bangsa. "Tongkat estafet itu sudah terlihat nanti bentuknya yang akan diteruskan kepada pemerintahan yang akan datang," tegas Doli. Sebanyak 2.022 tamu undangan dijadwalkan hadir pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2024, yang berlangsung pada Jumat (16/8) pukul 09.30 WIB di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, terdapat 1.222 undangan yang akan berada di Gedung Nusantara dan 800 tamu undangan yang akan ditempatkan di area Plaza Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI. Bambang juga menjelaskan bahwa format Sidang Tahunan MPR RI yang berlangsung bersamaan dengan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2024, akan mengusung pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. ANTARA