**Borneonews**, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa anggaran pendidikan untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2025 akan dialokasikan sebesar Rp722,6 triliun. Dalam pidatonya yang disampaikan pada Sidang Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Presiden menyatakan bahwa dana tersebut direncanakan untuk berbagai program, termasuk peningkatan gizi anak sekolah, renovasi sekolah, pengembangan sekolah unggulan, serta perluasan program beasiswa.
Selain itu, anggaran tersebut juga bertujuan untuk pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi memaparkan sejumlah program perlindungan sosial yang telah diluncurkan selama sepuluh tahun kepemimpinannya, termasuk Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Program Keluarga Harapan.
Presiden menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan Rp361 triliun dari APBN untuk Program Kartu Indonesia Sehat yang berlangsung selama sepuluh tahun ini. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai layanan kesehatan bagi lebih dari 92 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setiap tahun. Peserta tersebut mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, untuk Program Kartu Indonesia Pintar, pemerintah juga menganggarkan Rp113 triliun selama sepuluh tahun, guna mendukung pendidikan bagi lebih dari 20 juta siswa. Program ini mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA/SMK di seluruh nusantara.
Lebih lanjut, Kepala Negara merinci anggaran untuk Program Keluarga Harapan, yang mencapai Rp225 triliun selama sepuluh tahun, guna meningkatkan ekonomi sekitar 10 juta keluarga kurang mampu per tahun. Di samping itu, untuk program Pra Kerja yang telah berjalan selama lima tahun, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp60,3 triliun, yang dimanfaatkan untuk memberikan peningkatan keterampilan kepada 18,8 juta pekerja di seluruh Indonesia.
Dengan anggaran yang signifikan dan berbagai program perlindungan sosial ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat, khususnya bagi kalangan yang kurang mampu, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di tanah air.
ANTARA
Anggaran Pendidikan 2025 Dialokasikan Sebesar Rp722,6 Triliun
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Komentar (0)
Memuat komentar…







