JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa partainya kini sedang menunggu musyawarah antara Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo; Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita; dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, terkait pencalonan ketua umum. "Jadi, kita lihat nanti, tunggu pertemuan antara Pak Agus, Pak Bahlil, dan Pak Bamsoet, atau mungkin ada calon lain yang ingin maju agar mereka duduk bersama dan membicarakan tentang pencalonan ke depan. Siapa tahu, di dalam forum itu sudah tercapai musyawarah," ujar Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia juga menyatakan bahwa nama-nama yang disebutkan tersebut dianggap sebagai kandidat kuat untuk posisi ketua umum Partai Golkar. Meutya menambahkan, "Jadi ini nanti yang dianggap, yang kemarin namanya beredar sebagai calon ketua umum, kuat akan duduk sama-sama. Insya Allah, di situ ada musyawarah mufakat." Ia menegaskan bahwa Partai Golkar akan bersikap terbuka terhadap siapapun yang ingin maju sebagai calon ketua umum, termasuk Bahlil Lahadalia. "Pak Bahlil juga anggota Golkar. Jadi, kita tentu siapapun yang akan maju sebagai calon ketum untuk demokratisasi partai, ya silakan saja," lanjut Meutya. Sebelumnya, pada hari Kamis, Bambang Soesatyo menyatakan bahwa dirinya berencana untuk membangun kesepakatan dengan Agus Gumiwang dan Bahlil Lahadalia untuk berdiskusi mengenai pencalonan ketua umum. "Kami belum bertemu lagi untuk berembuk siapa di antara kami bertiga yang akan menjadi ketua umum. Kami akan bangun kesepakatan," ungkap Bamsoet, sapaan karib Bambang Soesatyo, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Bamsoet menjelaskan bahwa mereka bertiga, yaitu dirinya, Bahlil, dan Agus Gumiwang, sebelumnya sudah sepakat untuk maju dalam pencalonan ketua umum Partai Golkar. "Jauh sebelumnya kami sepakat akan maju bersama-sama. Nah, nanti kami akan bertemu lagi untuk memutuskan siapa di antara kami yang akan maju," tutur Bamsoet. Sebagai informasi tambahan, pada hari Selasa, dalam Rapat Pleno DPP Partai Golkar, keputusan diambil untuk memilih Agus Gumiwang sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Golkar. Penunjukan tersebut menggantikan posisi Airlangga Hartarto yang mundur pada Sabtu malam. ANTARA