**Borneonews**, Tangerang - Hasil survei III Perhimpunan Wartawan Tangsel (PERWATAS) menunjukkan bahwa pasangan Ahmad Riza Patria dan Lista Hurustiati muncul sebagai kandidat terdepan untuk pemilihan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Pilkada serentak 2024. Hasil ini lahir dari simulasi yang dilakukan antara tanggal 2 hingga 8 Agustus 2024, di mana pasangan Ariza-Lista menunjukkan keunggulan dibandingkan pasangan petahana, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, yang dikenal sebagai Ben-Pilar.
Ketua PERWATAS, Agus Supriyanto, mengungkapkan bahwa pada simulasi kedua yang diadakan, pasangan Ariza-Lista unggul 8,11 persen dibandingkan Ben-Pilar. Pasangan petahana, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, mendapatkan 40,27 persen suara. Agus menilai interval tersebut cukup signifikan dan menunjukkan potensi bagi pasangan baru ini.
Untuk pengumpulan data, survei yang dilakukan melibatkan responden yang mengirimkan jawaban melalui aplikasi WhatsApp dengan mencantumkan nama dan kecamatan tempat tinggal mereka. Simulasi tersebut diadakan dengan memberikan tiga poin pertanyaan kepada para responden mengenai pilihan pasangan calon jika Pilkada Tangsel diadakan hari itu juga. Pilihan yang disediakan termasuk pasangan Ahmad Riza Patria dengan beberapa calon lain, baik bersama Lista Hurustiati maupun Marshel Widianto, dan pasangan petahana.
Agus menambahkan bahwa hasil yang didapat cukup mengejutkan. Ahmad Riza Patria, atau yang akrab disapa Ariza, berpotensi untuk menumbangkan duet petahana Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. Elektabilitas tinggi pasangan Ariza-Lista bisa menjadi ancaman bagi incumbent di Pilkada mendatang.
Sementara itu, pada simulasi pertama, pasangan petahana Ben-Pilar hanya unggul tipis dengan selisih 0,15 persen dari pasangan Lista-Deddy Corbuzer, yang terbilang masuk dalam kategori margin of error sebuah survei. Sementara itu, Ariza-Marshel tercatat tertinggal jauh dengan hanya meraih 5,61 persen suara.
Hasil simulasi menampilkan bahwa pasangan Ariza-Lista memiliki nilai yang cukup baik dengan selisih 8,11 persen di atas Ben-Pilar. Dalam simulasi ketiga, pasangan Lista-Ariza juga mengungguli Ben-Pilar dengan perolehan suara 51,87 persen dibandingkan 41,26 persen milik Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan, sedangkan Marshel Widianto - Deddy Corbuzer mendapat 6,87 persen.
Kesimpulan dari survei ini menunjukkan bahwa keberadaan Bunda Lista sebagai pasangan membuat elektabilitas pasangan semakin meningkat secara signifikan. Hasil ini menggambarkan bahwa duet siapa pun dengan Lista Hurustiati dapat mengalahkan pasangan petahana. Namun, di sisi lain, Ariza-Marshel masih belum menunjukkan kemampuan yang kuat untuk bersaing dengan pasangan lainnya.
Agus menyimpulkan bahwa faktor kontroversial dari Marshel sebagai sosok publik di masyarakat turut berpengaruh pada hasil survei. Publik menganggap Marshel sebagai figur yang dipaksakan dari elite ke akar rumput, yang menjadikan tantangan tersendiri bagi pasangan ini.
Dalam waktu yang singkat, hanya tersisa tiga bulan menuju Pilkada, Agus menekankan perlunya kerja keras untuk meningkatkan elektabilitas Ariza-Marshel. Selain itu, figur Bunda Lista terlihat menjadi sumber magnet suara (vote getter) yang signifikan bagi pasangan yang dipasangkan dengannya.
Meskipun pasangan petahana Ben-Pilar telah berpengalaman dalam bersosialisasi dan memiliki pengalaman bertugas yang panjang, Agus menilai mereka tetap harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan posisi mereka di Pilkada Tangsel 2024.
PERWATAS berencana untuk melanjutkan survei tahap IV yang akan melibatkan simulasi calon wali kota pada periode 15 Agustus 2024 hingga 21 Agustus 2024.
ANTARA
Survei Pilwakot Tangsel 2024, Ariza-Lista Unggul dari Ben-Pilar
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







