BENGKULU –
**Borneonews**, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu baru saja mengukuhkan 30 anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Acara ini berlangsung di Kota Merah Putih. Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi menekankan pentingnya momen ini sebagai bentuk penghormatan terhadap proklamasi. "Hari ini kita mengukuhkan pasukan pengibar bendera untuk HUT RI. Kami doakan agar mereka bisa sukses dalam pengibaran sang saka Merah Putih di detik-detik proklamasi di Kota Merah Putih," ujarnya di Kantor Wali Kota Bengkulu. Arif Gunadi juga berharap agar para anggota Paskibraka yang dilantik dapat menjadi teladan bagi generasi muda di Bengkulu. Ia menekankan pentingnya sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Kota Bengkulu dikenal sebagai Kota Merah Putih karena benang merah sejarahnya, di mana penjahit bendera Merah Putih yang pertama kali adalah Fatmawati, seorang putri asli Bengkulu dan istri dari Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu, Syofyan Tosoni, juga menambahkan bahwa anggota Paskibraka yang dikukuhkan tidak hanya bertugas dalam upacara kenaikan bendera, tetapi juga akan melaksanakan prosesi penurunan bendera. Ini merupakan hal baru yang tidak dilaksanakan pada tahun sebelumnya. "Rangkaian kegiatan pertama adalah detik-detik proklamasi yang akan dilakukan di lapangan Merah Putih Kota Bengkulu, kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, kami akan melakukan penurunan bendera," jelasnya. Menariknya, Syofyan juga menegaskan bahwa para anggota Paskibraka yang beragama Islam diizinkan untuk menggunakan hijab sesuai dengan kebiasaan yang ada sebelumnya. "Kita lihat bersama tidak ada larangan apapun. Semua sesuai dengan kebiasaan mereka untuk memakai hijab, dan sampai saat ini juga tidak ada larangan dari pemerintah kota maupun pemerintah lainnya," tambahnya. Anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan ini juga telah menjalani proses pembekalan dan motivasi, yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter yang kuat serta nilai-nilai nasionalisme. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan tanggung jawab mereka saat menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2024. Selain itu, pemantauan kesehatan anggota Paskibraka juga menjadi fokus perhatian agar mereka dapat menjalankan tugas dengan maksimal. Kota Bengkulu berharap, melalui acara ini, semangat cinta tanah air semakin menguat di kalangan generasi muda. ANTARA