JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa pemerintahannya telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam bidang digitalisasi. Salah satu pencapaian penting yang disampaikan adalah terbentuknya INA Digital, sebuah platform layanan terpadu yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah layanan publik. Dalam pidato Kenegaraannya yang disampaikan di Jakarta, Jokowi menyatakan bahwa INA Digital bertujuan untuk mengoptimalkan layanan bagi masyarakat. Ia menjelaskan, terkait dengan konektivitas digital, pemerintah telah berhasil menyediakan akses internet bagi 79 persen dari populasi Indonesia. Jokowi juga menyoroti upaya pemerintah dalam mendistribusikan listrik secara merata ke seluruh wilayah negara. Tahun ini, cakupan listrik nasional telah mencapai angka 99 persen. Pencapaian ini diharapkan dapat mendukung ekosistem yang mendigitalkan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta pertumbuhan startup domestik. Ia percaya bahwa hal ini akan mendorong lahirnya lebih banyak wirausahawan muda berkualitas. Lebih lanjut, Jokowi menekankan pentingnya dorongan bagi institusi dan usaha pemerintah untuk memprioritaskan pengadaan barang dan jasa dari pelaku bisnis domestik. "Dukungan ini berasal dari tekad pemerintah untuk memastikan bahwa apa yang datang dari rakyat memberikan manfaat maksimal kepada rakyat," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan laporan kinerja instansi negara dan mempresentasikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2025 beserta catatan keuangannya. Pidato ini disampaikan pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) serta Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sidang-sidang ini diadakan setiap tanggal 16 Agustus, yang merupakan sehari sebelum Indonesia merayakan hari Kemerdekaan. ANTARA