**Borneonews**, Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, telah mengukuhkan 30 sumber daya manusia (SDM) kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, yang telah lulus uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat yang berlaku secara internasional di level ASEAN. Dalam pernyataannya, Sahbirin menekankan pentingnya peran SDM yang berkompeten dalam tugas kebencanaan. Ia mendorong mereka untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin, mengingat bahwa pencegahan jauh lebih baik dibandingkan penanganan saat bencana sudah terjadi.
Setelah menyerahkan sertifikat kompetensi kepada para tenaga kebencanaan pada kegiatan rapat koordinasi penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2024, di Banjarbaru, Gubernur meminta agar seluruh SDM kebencanaan bekerja maksimal dalam menangani berbagai jenis bencana, dengan fokus khusus pada potensi karhutla yang mungkin akan meningkat menjelang musim kemarau yang akan dimulai pada akhir bulan Agustus ini.
Sahbirin juga menjelaskan bahwa karhutla dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak negatif pada ekonomi daerah. Oleh karena itu, rapat koordinasi ini diadakan untuk memetakan langkah-langkah strategis dalam menghadapi musim kemarau di Kalsel. Meskipun musim kemarau diperkirakan akan melanda daerah tersebut, kondisi di lapangan hingga saat ini masih dapat dikendalikan. BPBD Kalsel telah mendirikan tujuh pos koordinasi di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya untuk mencegah bencana karhutla sedini mungkin.
Dalam situasi ini, meskipun telah ada peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sahbirin menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kejadian bencana yang signifikan. Meskipun demikian, ia menekankan bahwa semua elemen masyarakat harus tetap waspada, mengingat bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, terutama saat musim kemarau tiba.
Gubernur berharap agar ke-30 SDM BPBD Kalsel yang telah mendapatkan sertifikasi level internasional ini dapat memberikan dedikasi dan pelayanan terbaik untuk masyarakat kapan pun dan di mana pun diperlukan.
Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil uji kompetensi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 30 SDM yang bersertifikat ini dinyatakan lulus dengan predikat nilai baik. Dia menambahkan bahwa SDM yang berhasil melalui ujian tersebut telah terlatih dan berpengalaman, bahkan sebelum mengikuti ujian, mereka telah memiliki berbagai sertifikat kemampuan di berbagai bidang kebencanaan.
Sertifikasi kebencanaan yang bertaraf internasional ini berlaku selama tiga tahun ke depan, di mana mereka akan diuji kembali untuk menentukan apakah masih memenuhi syarat kualifikasi. Sertifikasi ini juga menjadi yang pertama di Kalimantan, dengan harapan bahwa SDM yang disiapkan memiliki kemampuan yang memadai dan dapat berkontribusi secara efektif dalam penanggulangan bencana.
ANTARA
Gubernur Kalsel Kukuhkan 30 SDM Kebencanaan Bersertifikat Internasional
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







