BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan, Nilai Tukar Petani Peternakan atau NTPT mengalami penurunan yang cukup besar pada Juli 2024 lalu.
"Subsektor peternakan mengalami penurunan nilai tukar pada Juli 2024 sebesar 2,72 persen," kata Agnes pada Jumat, 16 Agustus 2024.
Menurut Agnes, meski Ib pada tingkat peternak mengalami penurunan yang cukup besar sebesar 0,39 persen, penurunan It pada tingkat peternak jauh lebih besar dari penurunan Ib sebesar 3,09 persen.
"Penurunan It pada Juli 2024 disebabkan oleh penurunan indeks harga pada seluruh kelompok penyusunnya," tutur Agnes.
Yakni kelompok ternak besar seperti sapi potong dan kerbau sebesar 2,97 persen, kelompok ternak kecil yakni kambing sebesar 0,57 persen, kelompok unggas yakni ayam ras pedaging dan itik/bebek sebesar 3,30 persen.
--page
"Lalu kelompok hasil ternak yakni telur ayam ras sebesar 1,59 persen," tuturnya.
Penurunan Ib pada NTPT sebesar 0,39 persen ini, kata Agnes, disebabkan oleh penurunan pada dua indeks penyusunnya, yakni indeks kelompok KRT sebesar 0,57 persen dan indeks kelompok BPPBM sebesar 0,21 persen. (TESTI PRISCILLA/Y)









