SEMARANG –
**Borneonews**, Purworejo - Sebanyak sembilan mobil pemadam kebakaran terlibat dalam pemadaman kebakaran yang terjadi di Pasar Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, enam mobil pemadam kebakaran (damkar) berasal dari Kabupaten Purworejo, sementara tiga mobil lainnya didatangkan sebagai bantuan dari Kabupaten Kebumen. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, menyatakan bahwa tim pemadam kebakaran segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan insiden tersebut. Kebakaran ini diketahui terjadi pada Jumat pagi, dengan titik api pertama kali terdeteksi berasal dari Lantai I Blok F5, lalu menyebar ke kios-kios lainnya di sekitarnya. Meskipun upaya pemadaman dimulai dengan cepat, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian besar kawasan pasar. Budi Wibowo menyampaikan, "Kami belum mengetahui penyebab kebakaran ini, apakah karena arus pendek listrik atau *human error*," ujarnya. Proses pemadaman berlangsung hingga siang hari, sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, sebelum kemudian dilakukan proses pendinginan untuk mencegah terjadinya kebakaran kembali. Muhammad Irmansyah, salah seorang pedagang sepatu, sandal, dan tas yang memiliki empat kios di tempat tersebut, mengungkapkan keprihatinan akan kerugian yang dialaminya. Ia mengatakan, "Kami mengalami kerugian besar karena semua barang-barang di kios saya yang berada di lantai bawah sudah habis dan tidak bisa diselamatkan," ungkapnya. Kejadian ini tentu menjadi perhatian bagi berbagai pihak, baik dari pemerintah setempat maupun masyarakat, terkait upaya pencegahan kebakaran di area pasar dan perlunya investasi dalam sistem keselamatan kebakaran yang lebih baik. ANTARA