**Borneonews**, Pontianak - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, telah meluncurkan Geoportal Kota Pontianak sebagai upaya untuk mempermudah akses masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap berbagai data geospasial. Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Andri, menyatakan bahwa platform ini dirancang untuk memudahkan instansi pemerintah, peneliti, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat umum dalam mengakses serta berbagi data dan informasi geospasial.
Sebelumnya, pemanfaatan data geospasial belum optimal. Proses berbagi data spasial dilakukan secara manual, melalui permintaan formal atau informal kepada instansi terkait. Hal ini seringkali menyulitkan aksesibilitas dan efisiensi waktu. Keterbatasan dalam penyebarluasan dan akses terhadap data geospasial menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan data tersebut, meskipun data geospasial sebenarnya tersedia di berbagai instansi pemerintah maupun swasta.
Dengan kehadiran Geoportal, diharapkan masalah tersebut dapat teratasi. Masyarakat dan pemangku kepentingan kini dapat mengakses beragam data geospasial secara daring melalui alamat www.geoportal.pontianak.go.id. Geoportal Pontianak hadir sebagai solusi inovatif yang menawarkan akses mudah dan gratis ke berbagai informasi geospasial yang dihasilkan oleh organisasi perangkat daerah di Kota Pontianak.
Data yang tersedia di platform ini telah terstandarisasi dan bersumber dari instansi pemerintah atau sumber terpercaya lainnya, sehingga kualitas dan keakuratannya terjamin. Data geospasial yang merekam fenomena keruangan dan diolah menjadi informasi geospasial (IG) memiliki potensi besar sebagai alat bantu dalam pembuatan kebijakan oleh pemerintah.
Selama pandemi COVID-19, informasi geospasial terbukti menjadi alat yang penting dalam menunjukkan lokasi dan sebaran virus, yang memudahkan masyarakat dalam mengambil langkah pencegahan. Selain itu, IG juga digunakan dalam program percepatan pengentasan kemiskinan dengan memetakan daerah-daerah yang berpotensi terdapat penduduk miskin.
Geoportal tidak hanya memudahkan akses data, tetapi juga menawarkan kemudahan dalam berbagi pakai data dan informasi geospasial secara daring. Andri menjelaskan bahwa Geoportal mirip dengan Portal Satu Data, tetapi dengan fokus khusus pada data geospasial.
Penggunaan data geospasial sangat luas dan meliputi berbagai sektor, mulai dari perencanaan proyek infrastruktur, penataan ruang, pembuatan kebijakan publik, hingga program pengentasan kemiskinan. Dengan hadirnya Geoportal, diharapkan tantangan dalam pemanfaatan data geospasial dapat teratasi. Kota Pontianak pun diharapkan dapat lebih optimal dalam memanfaatkan potensi data ini untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Pemerintah Kota Pontianak Luncurkan Geoportal untuk Akses Data Geospasial
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







