**Borneonews**, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa penuntasan reforma agraria merupakan fokus utama Presiden Joko Widodo. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan lahan yang lebih adil dan merata.
"Reforma agraria tentunya akan terus kita bahas lebih detail, karena ini juga menjadi salah satu fokus Presiden," ujar Menteri ATR setelah menghadiri pidato penyampaian RUU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 serta Nota Keuangan pada Sidang Paripurna DPR RI untuk Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta.
AHY menanggapi pidato Presiden Joko Widodo yang mengungkapkan bahwa Pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar Rp400,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. Ia menyadari pentingnya membahas lebih lanjut mengenai anggaran infrastruktur yang dapat mendukung pelaksanaan reforma agraria, agar tujuan dari reforma agraria dapat dicapai secara maksimal.
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya penuntasan berbagai kebijakan terkait reforma agraria, termasuk distribusi tanah yang lebih merata. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya memberikan akses yang lebih baik terhadap lahan, tetapi juga memberikan keadilan yang lebih luas bagi masyarakat.
"Tujuan kami adalah menuntaskan berbagai kebijakan reforma agraria, baik dalam hal distribusi tanah, dan juga untuk menghadirkan keadilan bagi masyarakat," ungkapnya.
Disisilain, Presiden Joko Widodo mengkonfirmasi rencana Pemerintah untuk mengalokasikan Rp400,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Dalam pidato tersebut, Presiden menyatakan, "Pembangunan infrastruktur dianggarkan sebesar Rp400,3 triliun."
Pembangunan infrastruktur yang dimaksud meliputi berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, konektivitas, pangan, energi, serta keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Selama satu dekade terakhir, Pemerintah telah secara gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur. Presiden Jokowi dalam beberapa kesempatan menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan efisiensi biaya logistik serta sebagai sarana konektivitas antarwilayah.
ANTARA
Reforma Agraria Jadi Fokus Utama Presiden dengan Anggaran Rp400,3 Triliun
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







