BENGKULU –
**Borneonews**, Mukomuko - Salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada 60 warga yang tinggal di sekitar area operasional perusahaan. Manajer PT Alno Agro Utama Mukomuko, Irwan, menjelaskan bahwa sebanyak 60 warga yang berada di sekitar perusahaan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. "Kami menggunakan dana CSR perusahaan dan dana ini untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi 60 warga yang berada di sekitar perusahaan ini," ungkapnya. Program jaminan kesehatan ini dikerahkan oleh PT Alno Agro Utama Mukomuko melalui dua estate perusahaan, yaitu Air Ikan Estate dan Pangeran Estate. Menurut Irwan, langkah ini merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam mewujudkan program kesehatan universal atau Universal Health Coverage (UHC) bagi warga yang tergolong dalam kategori ekonomi miskin. Ia juga berharap agar tindakan yang dilakukan oleh perusahaannya dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan sawit lainnya di Kabupaten Mukomuko untuk berpartisipasi dalam tanggung jawab sosial yang sama. Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Bengkulu, Ricco Hanggara, menambahkan bahwa penggunaan dana CSR untuk membantu warga mendapatkan jaminan kesehatan merupakan salah satu bentuk kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah daerah. Pihak BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga rutin melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan terkait penggunaan dana CSR untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Selanjutnya, Ricco menginformasikan bahwa sebanyak puluhan warga tersebut akan mulai aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan terhitung mulai tanggal 1 September 2024. Selain itu, masih ada 15 perusahaan besar lainnya yang bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan sawit yang belum memanfaatkan dana CSR untuk kepentingan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Mukomuko, berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, telah mengadakan pertemuan dengan 16 perusahaan sawit untuk membahas penggunaan dana CSR dalam sektor kesehatan. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan seluruh perusahaan dapat berkontribusi lebih dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui jaminan kesehatan bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi perusahaan. ANTARA