**Borneonews**, Jakarta - Pemerintah Indonesia telah mengusulkan anggaran sebesar Rp400,3 triliun (sekitar US$25,5 miliar) untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2025. Usulan ini mencakup pembangunan yang sedang berlangsung di Nusantara, ibu kota nasional baru yang terletak di Kalimantan Timur.
Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 beserta Catatan Keuangan dalam sebuah sidang pleno di DPR di Jakarta. Selain untuk Nusantara, anggaran infrastruktur ini juga akan dialokasikan untuk berbagai proyek di sektor pendidikan, kesehatan, konektivitas, pangan, dan energi.
Dalam sesi tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden Jokowi menekankan bahwa selama satu dekade terakhir, pemerintahannya telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil. Ia mencatat bahwa di bawah kepemimpinannya, pemerintah telah membangun 366 ribu kilometer jalan desa, 1,9 juta meter jembatan desa, dan 2.700 kilometer jalan tol baru.
Lebih lanjut, pembangunan infrastruktur juga mencakup 6 ribu kilometer jalan nasional, 50 pelabuhan dan bandara, 43 dam, serta 1,1 juta hektare saluran irigasi. Presiden Jokowi menyatakan bahwa semua perkembangan ini telah membantu Indonesia mengurangi biaya logistik dari 24 persen menjadi 14 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2023, sekaligus meningkatkan daya saing negara.
Dalam peringkat Daya Saing IMD, peringkat infrastruktur Indonesia naik ke posisi 27 pada tahun 2024, meningkat dari posisi 34 pada tahun 2023 dan 44 pada tahun 2022.
Pemerintah juga telah menetapkan 204 proyek dan 13 program dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN). Sejak tahun 2016, sebanyak 190 PSN telah selesai dibangun dengan total investasi mencapai Rp1.514 triliun (sekitar US$96,61 miliar).
ANTARA
Pemerintah Usulkan Anggaran Rp400,3 Triliun untuk Infrastruktur 2025
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







