SAMARINDA –
**Borneonews**, Penajam Paser Utara - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan desain ulang pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan. Proyek ini menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, dan penyesuaian dilakukan agar sesuai dengan kondisi terkini. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa desain ulang jembatan tol ini merupakan langkah penting. Ia menegaskan, “Kami akan desain ulang jembatan tol Penajam-Balikpapan disesuaikan kondisi terkini.” Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek infrastruktur ini tetap relevan dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. Jembatan tol Penajam-Balikpapan merupakan inisiatif kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Pemerintah Kota Balikpapan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta PT Waskita. Proyek ini menjadi salah satu skala prioritas bagi Kementerian PUPR. Namun, hingga saat ini, Menteri PUPR belum memberikan kepastian mengenai jadwal pembangunan jembatan tol tersebut. Sebelumnya, pembangunan jembatan tol ini yang memiliki panjang 7,9 kilometer, sempat dilelang oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian PUPR. Sayangnya, proses lelang investasi dihentikan dengan alasan munculnya wacana untuk memindahkan titik jembatan setelah penetapan Kecamatan Sepaku sebagai lokasi baru ibu kota. Meskipun demikian, Kementerian PUPR akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana pemindahan titik pembangunan. Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa desain jembatan tol ini perlu diupdate, mengingat desain yang ada saat ini sudah berusia 10 tahun. Selanjutnya, pembangunan Kota Nusantara, yang merupakan ibu kota baru Indonesia yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat setempat. Menurut Menteri PUPR, “Keberadaan Kota Nusantara dapat mendorong pertumbuhan kabupaten mencapai 15 persen, dan perekonomian masyarakat akan semakin bergerak apabila jembatan tol ini direalisasikan.” Dengan hadirnya ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara dituntut untuk segera menyesuaikan diri agar dapat berpartisipasi dalam perkembangan yang terjadi, dan berharap jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan dapat menjadi penunjang kemajuan daerah tersebut. Demikian pernyataan Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Expo IKN 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara. ANTARA