**Borneonews, Semarang**
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersinergi dengan Polrestabes Semarang terkait penyelidikan kematian seorang mahasiswi Program Studi Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang diduga melakukan bunuh diri. Kematian mahasiswi tersebut yang berinisial AR terjadi di tempat indekosnya di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Penemuan jasadnya berlangsung pada Senin, 12 Agustus lalu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar, menjelaskan bahwa koordinasi ini melibatkan tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan untuk menyelidiki dugaan penyebab kematian dokter muda asal Tegal tersebut. Dari hasil visum yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah, dan penyebab kematian dinyatakan sebagai mati lemas.
Irwan Anwar juga menyampaikan bahwa autopsi tidak dilakukan atas permintaan keluarga korban, mengingat tidak adanya indikasi kekerasan yang ditemukan. Meskipun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah terdapat kelalaian yang diakibatkan oleh korban dalam menyuntikkan obat pereda nyeri melebihi ketentuan yang seharusnya.
Terkait dengan dugaan perundungan yang dihadapi korban di lingkungan pendidikan, Irwan Anwar menjelaskan bahwa pihak kepolisian membutuhkan saksi dan alat bukti yang cukup untuk melanjutkan proses hukum. Ia menegaskan bahwa jika ada bukti-bukti yang mendukung, maka proses hukum akan segera ditindaklanjuti.
Kematian mahasiswi yang berusia muda ini telah menimbulkan keprihatinan di kalangan mahasiswa dan civitas akademika di Universitas Diponegoro. Banyak pihak berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas agar tidak ada lagi kejadian serupa yang merenggut nyawa anak bangsa.
ANTARA
Kemenkes dan Polrestabes Semarang Selidiki Kematian Mahasiswi
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







