BORNEONEWS, Kotim - Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Hendra Wirawan memantau arus mudik di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (21/6/2016). Kapolres Sampit sekaligus memeriksa kesiapan anggota dalam mengamankan arus mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah. 


"Suasana seperti arus mudik ini sudah sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi, sehingga kami menjaga hal tersebut," ujar Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan, usai memantau arus mudik, Selasa (21/6/2016). 


Hendra mengatakan, selain pengamanan dari aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM), arus mudik di Pelabuhan Sampit ini juga di bantu oleh sejumlah anggota Polres Kotim. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepa para calon penumpang. 


Apalagi beberapa hari yang lalu, aparat sudah berhasil menangkap dua orang pelaku yang berusaha mencopet salah satu penumpang. Sehingga hal tersebutlah menjadi contoh untuk kami agar selalu fokus terhadap penjagaan. 


"Dengan penjagaan ketat, maka gerak pelaku kriminal juga akan sempit. Sehingga situasi arus mudik bisa berjalan lancar," ungkap Hendra. 


Dari pantauan Hendra, saat ini arus mudik sudah mulai ramai. Namun dari prediksinya H-10 baru terasa padat. Karena semua pekerja, baik perkebunan, maupun perkantoran yang ada di daerah ini akan memakai hari itu untuk pulang ke kampung halamannya. Dengan itu, fokus pengamanan dari Polres Kotim akan tertuju pada area tersebut. 


Sementara itu, Hendra juga meminta kepada para penumpang kapal agar selalu hati-hati dalam menaruh barangnya, jangan menggunakan perhiasan terlalu mencolok, dan juga jangan membawa uang dengan jumlah besar. Karena hal itu akan mengundang pelaku kriminal untuk beraksi. (M. HAMIM/N).