BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng Darliansjah menyebutkan, hasil kajian tim Institut Teknologi Bandung (ITB) nantinya akan digunakan sebagai dasar kebijakan ekonomi biru (blue economy) di sektor kelautan dan perikanan.
Darliansjah menyebutkan pemanfaatan sumber daya laut berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, khususnya daerah pesisir Kalteng.
Ia menyampaikan Kalteng memiliki luas laut sebesar ± 1.237.161 Ha dan garis pantai sepanjang ±734,64 Km sehingga kajian dinilai bakal memiliki peran penting.
“Kajian potensi kelautan dan pengembangan budidaya laut maupun pendampingan-pendampingan kepada masyarakat pesisir yang dilakukan oleh ITB diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas,” tutur Darliansjah dalam keterangannya, Jumat, 16 Agustus 2024.
Terutama mengenai potensi kelautan dan pengembangan budidaya di laut yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, pelaku usaha maupun stakeholder lainnya.
--page
Disampaikan pula, pada tahun 2024 ini salah satu kerja sama yang dilaksanakan adalah upgrade website Geoportal Laut Berkah, yang merupakan inovasi Dislutkan Kalteng dalam menunjang pemanfaatan dan pengendalian ruang laut. (HERMAWAN DP/H)









