**Borneonews**, Wasior - Bupati Teluk Wondama, Papua Barat, Hendrik Mambor, menegaskan pentingnya jiwa nasionalisme, patriotisme, dan kepemimpinan bagi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Teluk Wondama. Menurutnya, nilai-nilai ini harus terus melekat pada setiap individu anggota Paskibra, bahkan setelah mereka menyelesaikan tugas mereka dalam mengibarkan bendera pada peringatan HUT ke-79 RI.
Dalam acara pengukuhan yang berlangsung di Wasior, Jumat, Mambor menyampaikan pesan penting bahwa jiwa nasionalisme dan kepemimpinan yang terbangun selama pelatihan Paskibra tidak boleh hilang. "Jiwa nasionalisme, patriotisme, serta kepemimpinan yang terbentuk selama pelatihan Paskibra tidak boleh lepas, harus terus melekat meski kalian selesai melaksanakan tugas," tegasnya.
Ia mengapresiasi anggota Paskibra sebagai generasi muda yang hebat, yang telah terpilih dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di Kabupaten Teluk Wondama. Mambor berharap, sebagai putra-putri pilihan, mereka mampu memberikan energi dan dampak positif bagi generasi muda lainnya.
Anggota Paskibra telah menjalani pelatihan intensif selama kurang lebih satu bulan di bawah bimbingan tim pelatih yang berasal dari Kodim 1811/Teluk Wondama dan Polres Teluk Wondama. Mambor juga memberikan dorongan kepada mereka untuk terus menumbuhkan dan mengembangkan semangat membangun bangsa melalui kontribusi yang positif, baik dalam bentuk ide, gagasan, maupun tindakan yang bermanfaat bagi masa depan.
Koordinator Tim Pelatih Paskibra 2024, Serma Priyono, menjelaskan bahwa tim Paskibra terdiri dari 70 orang pelajar. Anggota tersebut tergabung dari SMA Negeri 1 Wondama, SMA Negeri Aitumeiri, SMK Negeri Tandia, SMK Negeri Perikanan Dotir, SMA Negeri 5 Rado, dan SMA Negeri Rumberpon. "Semuanya ada 70 orang dari pelajar dan empat pendamping dari TNI-Polri. Jadi nanti yang bertugas dibagi dua, 35 untuk pengibaran dan 35 untuk penurunan, tapi semuanya ikut dalam barisan," ungkap Priyono.
Acara pengukuhan Paskibra 2024 ditandai dengan pengucapan ikrar serta prosesi mencium Sang Merah Putih oleh Agra Nunaki, yang mewakili seluruh anggota Paskibra. Ini adalah simbol komitmen dan kesetiaan mereka terhadap bangsa dan negara, serta menunjukkan semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas kemasyarakatan.
ANTARA
Jiwa Nasionalisme dan Kepemimpinan Paskibra di Teluk Wondama
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Puluhan Calon Jamaah Umrah Terpaksa Naik Kapal Dampak Terganggunya Penerbangan di Kobar
Kemenhub: Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Selamat
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Komentar (0)
Memuat komentar…







