**Borneonews, Ambon** PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) telah menegaskan komitmennya untuk memastikan sistem kelistrikan yang andal dan aman selama pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI). General Manajer PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan lancar di semua unit kerja PLN UIW MMU.
Persiapan jelang Momentum HUT Proklamasi merupakan agenda tahunan yang melibatkan evaluasi menyeluruh setiap tahun. Semua jajaran unit dinyatakan siap siaga, baik dari segi personel maupun peralatan kelistrikan. Awat menegaskan pentingnya kesiapan ini demi menjaga kelancaran perayaan HUT RI.
Daya listrik yang tersedia dalam sistem PLN UIW MMU mencakup Daya Mampu sebesar 372,26 MW, dengan beban puncak tertinggi mencapai 230 MW. Hal ini menyisakan cadangan daya sebesar 142 MW. Dalam rincian lebih lanjut, Sistem Ambon menunjukkan daya mampu pasok sebesar 100,2 MW dan beban puncak sebesar 54,35 MW. Sementara itu, Sistem Ternate-Tidore juga berada dalam keadaan aman dengan daya mampu pasok 58,9 MW dan beban puncak sebesar 37,98 MW.
Demi menjaga keamanan pasokan listrik, PLN UIW MMU telah menyiagakan 1.250 petugas yang akan tersebar di seluruh wilayah kerja mereka, mencakup Maluku dan Maluku Utara. Ribuan personel ini akan ditempatkan di berbagai posko siaga untuk memastikan keandalan listrik. Terdapat posko Pembangkit yang tersebar di tujuh titik, posko siaga transmisi di tiga lokasi, serta posko siaga pengatur beban di tujuh lokasi. Selain itu, posko siaga distribusi juga tersebar di 187 lokasi.
PLN UIW MMU juga telah menyiapkan 95 unit peralatan pendukung, 223 kendaraan pendukung, dan material cadangan yang cukup untuk mendukung kegiatan selama periode siaga ini. Awat merincikan bahwa pihaknya telah melakukan assessment dengan penandatanganan Berita Acara (BA) untuk pemeriksaan Instalasi Milik Pelanggan (IML) dan memastikan pemasangan backup suplai di 32 titik lapangan upacara yang menjadi lokasi prioritas siaga kelistrikan.
Selama periode siaga, Awat mendorong pengguna kendaraan listrik agar tidak khawatir mengenai masalah pasokan daya. Terdapat 12 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SKPLU) yang tersebar di 5 Unit Pelaksana, yang siap melayani kebutuhan daya kendaraan listrik.
Awat berharap, pada momentum Hari Proklamasi ini, masyarakat dapat merayakannya tanpa khawatir terhadap gangguan kelistrikan. Ia juga mengingatkan bahwa jika terjadi gangguan, masyarakat dapat segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile yang juga menawarkan layanan untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan seperti pengisian token dan penambahan daya.
ANTARA
PLN UIW MMU jamin pasokan listrik aman saat HUT RI ke-79
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Komentar (0)
Memuat komentar…







