**Borneonews**, Manokwari - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada 2024. Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPS ini mencapai 375.678 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 189.243 pemilih laki-laki dan 186.435 pemilih perempuan.
Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, menyampaikan bahwa data pemilih telah disinkronisasi dari tujuh kabupaten. Penetapan rekapitulasi DPS menjadi satu tahapan penting setelah pelaksanaan rapat pleno di Manokwari. Paskalis menjelaskan bahwa setiap KPU kabupaten di Papua Barat telah menyelesaikan penetapan DPS masing-masing, dan kini dalam proses rekapitulasi pada tingkat provinsi.
Dalam rincian daftar pemilih per kabupaten, Kabupaten Manokwari memiliki DPS terbanyak yaitu 133.378 pemilih, yang terdiri dari 66.751 pemilih laki-laki dan 66.627 pemilih perempuan. Kabupaten Fakfak mencatat 59.215 pemilih (29.271 laki-laki dan 29.944 perempuan), diikuti dengan Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 54.347 pemilih (28.497 laki-laki dan 25.850 perempuan), dan Kabupaten Teluk Wondama dengan 27.863 pemilih (14.205 laki-laki dan 13.658 perempuan).
Selanjutnya, Kabupaten Kaimana tercatat sebanyak 41.733 pemilih (20.933 laki-laki dan 20.800 perempuan), Kabupaten Manokwari Selatan mencatat 26.682 pemilih (13.342 laki-laki dan 13.340 perempuan), serta Kabupaten Pegunungan Arfak dengan 32.460 pemilih (16.244 laki-laki dan 16.216 perempuan).
Paskalis menegaskan bahwa dalam penetapan DPS ini, tidak ditemukan adanya data ganda. Masyarakat yang memiliki dua KTP tetap akan tercatat sebagai pemilih di satu daerah saja. Ia menyebutkan bahwa penerapan sistem informasi data pemilih (Sidalih) oleh KPU merupakan langkah strategis untuk mencapai data pemilih yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Proses pemutakhiran data pemilih sementara berlangsung selama satu bulan sesuai dengan regulasi yang berlaku, dengan pengawasan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Paskalis menambahkan bahwa dalam rekapitulasi tingkat provinsi, data dari Bawaslu sangat diperlukan sebagai sandingan.
KPU Papua Barat juga telah menetapkan sebanyak 1.341 tempat pemungutan suara (TPS) yang akan tersebar di 86 distrik dan 824 desa/kelurahan di tujuh kabupaten. Rincian TPS menunjukkan bahwa Kabupaten Manokwari memiliki 422 TPS (9 distrik dan 173 desa/kelurahan), Fakfak sebanyak 216 TPS (17 distrik dan 149 desa/kelurahan), Teluk Bintuni dengan 187 TPS (24 distrik dan 117 desa/kelurahan), dan Teluk Wondama memiliki 102 TPS (13 distrik dan 76 desa/kelurahan).
Kabupaten Kaimana mencatat 150 TPS (7 distrik dan 86 desa/kelurahan), Manokwari Selatan sebanyak 98 TPS (6 distrik dan 57 desa/kelurahan), serta Pegunungan Arfak dengan 166 TPS (10 distrik dan 166 desa/kelurahan). Paskalis menegaskan pentingnya koordinasi dengan pemerintah dan Bawaslu untuk memastikan bahwa setiap masyarakat yang memiliki KTP Papua Barat terdata dengan baik.
Ketua Bawaslu Papua Barat, Elias Idie, turut menggarisbawahi bahwa penetapan rekapitulasi daftar pemilih sementara untuk Pilkada 2024 merupakan proses pendataan yang dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat desa/kelurahan. Dia juga menekankan bahwa Bawaslu akan memberikan pengawasan ketat selama tahapan pencocokan dan penelitian terhadap data pemilih di seluruh kabupaten.
Elias mencatat bahwa terdapat pengurangan dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 karena data pemilih bersifat dinamis. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat di Papua Barat untuk berpartisipasi dalam pengecekan terhadap DPS yang telah ditetapkan agar data pemilih dapat dianggap valid, sehingga menghindari konflik sosial, mengingat satu suara di Pilkada sangat berharga untuk menentukan calon pemimpin daerah.
Elias berharap agar seluruh proses yang berlangsung dapat berjalan tanpa hambatan, sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung dengan aman, damai, dan lancar.
ANTARA
KPU Tetapkan DPS Pilkada 2024 Papua Barat Sebanyak 375.678 Orang
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







