**Borneonews**, Jakarta - Direktur Utama PT PLN Indonesia Power (PLN IP), Edwin Nugraha Putra, mengungkapkan bahwa perusahaannya menerapkan program lingkungan, sosial, dan tata kelola, atau yang dikenal dengan istilah *environmental, social, and governance* (ESG) dengan cara yang inovatif. Inisiatif ini sejalan dengan kegiatan operasional yang bertujuan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Edwin menekankan bahwa dalam setiap aktivitas bisnis yang dilakukan oleh PLN Indonesia Power, keberlanjutan menjadi prioritas utama, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun tata kelola. Penerapan prinsip keberlanjutan ini bertujuan untuk memberikan manfaat bagi komunitas di sekitar unit bisnis pembangkitan (UBP).
"Kami memegang prinsip yang telah ditetapkan dalam pilar-pilar *environmental, social, and governance* (ESG); ketiga elemen ini terus kami jadikan acuan," jelas Edwin dalam keterangannya.
PLN Indonesia Power mengambil langkah konkret untuk mewujudkan ketiga prinsip tersebut melalui berbagai program. Salah satunya adalah pemanfaatan abu sisa pembakaran batu bara, yang dikenal sebagai *fly ash bottom ash* (FABA), yang digunakan sebagai bahan material bangunan dan juga sebagai pupuk tanaman.
Selain itu, PLN Indonesia Power juga melibatkan masyarakat untuk berkontribusi dalam menyediakan biomassa sebagai sumber energi primer untuk pembangkit listrik. Melalui penerapan campuran bahan bakar, atau yang disebut *cofiring*, penggunaan batu bara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dapat berkurang.
Edwin menambahkan, dengan menjalankan kedua program tersebut, PLN Indonesia Power tidak hanya berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari sektor kelistrikan. Langkah ini sejalan dengan upaya transisi energi yang dilakukan untuk membantu pemerintah mencapai target *net zero emission* pada tahun 2060, serta mengurangi laju pemanasan global yang menjadi tantangan bagi kehidupan di bumi.
"Sebagai subholding *generation company*, PLN Indonesia Power terus melakukan upaya transisi energi dan kami harus senantiasa mendukung upaya pemerintah mengejar target *net zero emission* pada 2060," tuturnya.
Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam operasional bisnis, PLN IP berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang ESG Initiative Awards 2024.
Penghargaan tersebut mencakup kategori Best Climate Transition Excellence Leadership dengan skor 36,35 dan predikat 5 Star Gold, ESG Initiative of the Year dengan skor 35,2, serta penghargaan Best CEO of ESG Initiatives & Commitment In Green Energy Innovations yang diberikan kepada Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra.
"Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi penghargaan ini. PLN Indonesia Power meraih tiga penghargaan di berbagai kategori. Hal ini merupakan bagian dari implementasi dan komitmen kami bersama-sama dalam mengakselerasi transisi energi melalui pembangkit energi baru terbarukan (EBT) serta inovasi kami untuk menurunkan emisi karbon," pungkas Edwin.
ANTARA
PLN Indonesia Power Raih Tiga Penghargaan dalam ESG Initiative Awards 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







