**Borneonews**, Banda Aceh - Mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Aceh, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), memberikan edukasi tentang pembuatan sabun cair dari serai dan arang kepada warga di Kabupaten Aceh Timur.
Edukasi tersebut dilaksanakan di Desa Alue Bu dan Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur. Menurut Ketua PKM Universitas Samudra, Rahmawati, keberadaan tanaman serai yang tumbuh liar di kawasan tersebut menjadi peluang usaha bagi masyarakat setempat. "Kami berinisiatif untuk mengedukasi puluhan ibu rumah tangga di daerah ini agar mereka dapat memanfaatkan potensi tersebut," ungkapnya.
Sesi edukasi tersebut melibatkan pengajaran langsung tentang cara pengolahan serai. Rahmawati menjelaskan bahwa ibu-ibu yang terlibat dalam program tersebut menunjukkan antusiasme yang luar biasa. "Alhamdulillah, kami berhasil mempraktikkan pembuatan sabun cair menggunakan bahan serai dan arang," tambahnya.
Selama ini, serai dikenal masyarakat hanya sebagai bumbu dapur atau bahan minuman herbal. Namun, Rahmawati menegaskan bahwa tanaman tersebut juga dapat diolah menjadi produk lain yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan inovasi penerapan teknologi agar masyarakat memiliki kemampuan dalam mengolah bahan lokal menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Serai memiliki efek antimikroba alami dan aroma yang harum. Dengan tambahan arang, tanaman serai dapat diolah menjadi sabun cuci piring. "Kami harap ini bisa menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih mengenal potensi yang ada di sekitar mereka," ujar Rahmawati.
Program PKM Universitas Samudra itu dilakukan secara rutin setiap tahun, dan kali ini menyasar masyarakat di dua kabupaten, yaitu Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Dengan edukasi dan pelatihan yang diadakan, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan hasil alam secara optimal dan meningkatkan perekonomian lokal.
ANTARA
Edukasi Pembuatan Sabun Cair dari Serai dan Arang di Aceh Timur
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







