BOGOR –
**Borneonews**, Kabupaten Bekasi - Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, resmi menutup turnamen futsal antar instansi perangkat daerah yang diikuti oleh 21 tim. Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bekasi serta memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Dedy menyoroti kemeriahan turnamen ini yang terlihat dari suasana pertandingan, meskipun dalam cuaca panas. Ia mengapresiasi dukungan serta semangat para suporter yang hadir, namun tetap menjaga nilai-nilai sportivitas selama pertandingan. Dalam sambutannya, Dedy menekankan pentingnya menjaga nuansa persahabatan dalam ajang ini. "Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi dan kegiatan olahraga yang dapat membuat badan sehat. Sportivitas harus tetap terjaga, tidak ada ruang untuk keributan," ungkapnya saat memberikan pernyataan di Cikarang, pada hari Jumat. Dedy juga mengapresiasi kontribusi positif dari rekan-media center yang telah menyelenggarakan turnamen ini sejak tahun 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi setiap tanggal 15 Agustus. "Ini sudah sangat bagus, ke depan harus bisa lebih tinggi lagi animo pesertanya. Mungkin ini perlu dilaksanakan selama 2-3 hari," tambahnya. Ia mengusulkan agar turnamen futsal antar instansi ini dimasukkan sebagai agenda rutin tahunan. Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak peserta dapat berpartisipasi, sehingga suasana turnamen semakin meriah. "Saran saya kepada panitia, jika bisa pelaksanaan dimulai pada awal Agustus. Dengan durasi 2-3 hari, animo peserta akan lebih tinggi dan jangan membatasi jumlah tim," ujarnya. Turnamen Futsal Piala Penjabat Bupati Bekasi 2024 ini diikuti oleh berbagai instansi, antara lain Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, RSUD Cibitung, RSUD Cabangbungin, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan, Pemuda, serta Olahraga. Selain itu, juga terdapat partisipasi dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dinas Perindustrian, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta beberapa dinas lainnya. Turnamen ini menggunakan sistem gugur dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp22 juta. Rincian hadiah tersebut meliputi Rp10 juta untuk juara pertama dan Rp5 juta untuk juara kedua. Sementara itu, juara ketiga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp3 juta, dan peringkat keempat menerima Rp2 juta. Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak masing-masing berhak atas hadiah senilai Rp1 juta. Pada babak final, tim Satpol PP berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan RSUD Kabupaten Bekasi. Di sisi lain, tim Disperkimtan meraih juara ketiga setelah menang atas BPBD dalam perebutan posisi tersebut. ANTARA